Garuda Indonesia Jemput Kru Diamond Princess Menggunakan Pesawat Khusus

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 1 Maret 2020 09:00
Garuda Indonesia Jemput Kru Diamond Princess Menggunakan Pesawat Khusus
Usai penjemputan pesawat akan masuk hanggar dan disterilasasi selama lima hari.

Dream - Garuda Indonesia memastikan penjemputan 68 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal Diamond Princess. Para WNI yang dijemput tersebut dinyatakan negatif virus corona, Covid-19.

Garuda Indonesia mengatakan, pesawat yang digunakan untuk menjemput para WNI di Yokohama, Jepang, itu berjenis pesawat berbadan lebar atau, Airbus A330.

" Ini tipe pesawatnya besar, kapasitasnya besar. Jadi nanti pulang pergi akan sangat lega, tidak perlu sempit-sempitan," tutur Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setyaputra, Jumat, 28 Februari 2020.

Irfan memastikan tidak ada penumpang lain di dalam pesawat tersebut. Jadi, kata dia, pulang dan perginya pesawat tersebut hanya akan ditumpangi awak pesawat yang juga masuk dalam tim penjemputan.

Sepulang dari Jepang, pesawat itu akan masuk hanggar untuk disterilsasi selama lima hari berturut-turut.

" Tentu akan dibersihkan, bukan sekali. Sesuai dengan prosedur kesehatan yang berlaku, pembersihan akan dilakukan selama lima hari," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah menunjuk Garuda Indonesia sebagai armada yang ditumpangi 23 anggota tim evakuasi kru kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama Jepang.

Pesawat terbang pukul 16.00 wib, lalu tiba di Haneda Airport Jepang pukul 01.00 waktu setempat. Dijadwalkan, penerbangan kembali ke Indonesia akan dilakukan pada 1 Maret 2020, pukul 18.00 waktu setempat.

Sumber: Liputan6.com/Pramita Tristiawati

1 dari 4 halaman

Jokowi Jelaskan Nasib 74 WNI di Kapal Pessiar Diamond Princess

Dream - Jokowi masih menunggu keputusan Jepang mengenai proses evakuasi 74 warga negara Indonesia (WNI) di kapal pesiar Diamond Princess yang negatif virus corona, Covid-19.

" Jepang itu kita mintai ini (evakuasi), minta itu (evakuasi) tetapi di sana masih menjawabnya kita harapkan segera ada keputusan sehingga kita bisa langsung menentukan," kata Jokowi, Jumat 21 Februari 2020.

Setelah mendapat kepastian dari Jepang, presiden bernama lengkap Joko Widodo itu akan mengambil sikap. Jokowi juga akan meyiapkan rumah sakit untuk perawatan para WNI tersebut.

" Apakah nanti dievakuasi dengan kapal rumah sakit langsung atau evakuasi dengan pesawat ini belum diputuskan, saya kira secepatnya," kata dia.

Wacana pemulangan 74 WNI di kapal pesiar Diamond Princess muncul dari Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

" Kami membicarakan tentang evakuasi ada beberapa opsi, intinya pemerintah punya komitmen kuat untuk itu dan akan koordinasi ke bapak Presiden," kata dia, Kamis, 20 Februari 2020.

Sumber: 

2 dari 4 halaman

74 WNI Negatif Corona di Kapal Pesiar Bakal Dievakuasi

Dream - Pemerintah siap mengevakuasi 74 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan negatif virus corona, Covid-29, dari Kapal Pesiar Diamond Princess di Jepang. 

" Kami membicarakan tentang evakuasi. Ada beberapa opsi. Intinya pemerintah punya komitmen kuat untuk itu dan akan kordinasi ke Bapak Presiden," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kamis, 20 Februari 2020.

Keputusan untuk memulangkan WNI dilakukan usai rapat koordinasi antara Muhadjir, rapat koordinasi bersama Panglima TNI, Marsekal Hady Tjahjanto, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, dan tim perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain sepakat untuk segera mengevakuasi, hasil rapat koordinasi juga merilis dua opsi terkait cara penjemputan 74 WNI negatif virus corona. Opsi pertama dilakukan penjemputan via laut dan opsi kedua penjemputan dilakukan via udara.

" Opsi pertama dijemput KRI Suharso, Kedua dijemput melalui udara. Semua sudah dihitung apa hambatan dan yang akan yang bisa dari segi efisiensinya, tapi detiknya belum bisa saya jelaskan," kata dia.

3 dari 4 halaman

Detailnya?

Muhadjir menyebut, detail dari evakuasi WNI negatif virus corona di kapal pesiar ini wajib dilaporkan dulu ke Presiden Jokowi.

" Detailnya menyusul setelah lapor presiden, sementara demikian yang dapat kami sampaikan," ucap Muhadjir.

Data terbaru Kementerian Luar Negeri menyatakan 4 dari 78 WNI yang sempat dikarantina di Kapal Pesiar Diamond Princess positif terinfeksi virus corona, COVID-19.

Sebab, mereka dipastikan mendapat perawatan terlebih dulu secara intensif di rumah sakit di wilayah Chiba, Jepang, hingga dinyatakan sembuh.

Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro

4 dari 4 halaman

WNI yang Terjangkit Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Dream - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura merilis kabar terbaru mengenai kondisi seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit virus corona, Covid-19. WNI yang masuk dalam kasus ke-21 itu telah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19.

" WNI yang dinyatakan sebagai kasus ke-21 positif Covid-19 di Singapura dari cluster Yong Thai Hang medical shop pada tanggal 4 Februari 2020, telah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 serta dipulangkan," tulis KBRI Singapura, Rabu, 19 Februari 2020.

KBRI Singapura tidak menyebut secara lengkap identitas WNI tersebut karena aturan data personal pemerintah Singapura. Saat ini, KBRI Singapura akan terus memantau perkembangan kondisi WNI tersebut.

" Namun dapat dipastikan bahwa saat ini yang bersangkutan dalam keadaan baik," ucap KBRI Singapura.

Dengan kondisi terbaru ini, KBRI Singapura menegaskan, sudah tidak ada lagi WNI yang terjangkit Covid-19 di negara berlogo singa tersebut.

Beri Komentar