Pembukaan Pariwisata Saat New Normal, Jokowi: Ini Risikonya Besar

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 28 Mei 2020 16:02
Pembukaan Pariwisata Saat New Normal, Jokowi: Ini Risikonya Besar
Ada peluang peningkatan Covid-19 dari imported case.

Dream - Presiden Joko Widodo meminta rencana pembukaan sektor pariwisata saat new normal disiapkan sematang mungkin. Dia mengakui ada risiko besar yang tersimpan dalam rencana tersebut.

" Ini risikonya besar, begitu ada imported case kemudian ada dampak kesehatan maka citra pariwisata yang buruk itu akan bisa melekat dan akan menyulitkan kita untuk memperbaikinya lagi," ujar Jokowi, dikutip dari Liputan6.com.

Untuk itu, Jokowi meminta protokol kesehatan Covid-19 benar-benar diterapkan secara ketat saat pariwisata dibuka. Dia menegaskan harus ada kebiasaan baru agar terhindar dari Covid-19.

" Betul-betul harus disiapkan sebuah standar baru menjadi sebuah kultur baru, kebiasaan baru di sektor pariwisata dan perlunya sosialisasi masif diikuti uji coba, diikuti simulasi-simulasi," kata Jokowi.

 

1 dari 5 halaman

Tak Perlu Tergesa-gesa

Jokowi menjelaskan sektor pariwisata saat new normal harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat di semua lini. Mulai dari transportasi, penginapan, restoran, tidak ketinggalan area destinasi wisata.

Lebih lanjut, Jokowi meminta jajarannya untuk tidak tergesa-gesa membuka pariwisata Indonesia. Dia juga mengajak jajarannya melihat negara lain dalam membuka sektor pariwisata mereka ketika pemberlakukan new normal.

" Mengenai waktunya kapan, ini betul-betul tolong tidak usah tergesa-gesa tetapi tahapan-tahapan yang tadi saya sampaikan dilalui dan dikontrol dengan baik," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham.

2 dari 5 halaman

Jokowi: Indeks Penularan Covid-19 di DKI Jakarta Sudah di Bawah 1

Dream - Jokowi mengatakan bahwa data R0 atau tingkat penularan virus corona di DKI Jakarta menunjukan perbaikan. Berdasarkan data yang diterima, Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu menyebut R0 di DKI Jakarta sudah di bawah 1.

" Saya melihat data tadi pagi tren untuk R0 atau RT DKI Jakarta sudah di bawah 1," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Rabu 27 Mei 2020.

R0 adalah indeks penularan virus corona. Jika R0 kurang dari satu, maka rata-rata orang yang terinfeksi akan menularkan kurang dari satu orang. Sebaliknya, apabila R0 di atas satu maka masih ada penyebaran virus corona.

Untuk itu, Jokowi meminta agar R0 di DKI Jakarta dapat terus ditekan. Dia berharap kurva penyebaran virus corona di Jakarta dapat terus menurun. " Sehingga ini harus kita tekan agar lebih menurun lagi," ucapnya.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 5 halaman

Anies Baswedan: Yang Bilang Mal di Jakarta Buka 5 Juni Itu Imajinasi

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga yang berakhir pada 4 Juni 2020 belum ditentukan akan diperpanjang atau tidak. Demikian pula dengan jadwal pembukaan mal atau pusat perbelanjaan. 

" Jadi kalau saat ini ada yang mengatakan mal akan buka tanggal 5 Juni itu imajinasi, itu fiksi. Karena belum ada aturan mana pun yang mengatakan PSBB diakhiri," kata Anies, dikutip dari Liputan6.com.

Anies menyatakan saat ini sejumlah ahli tengah mengumpulkan data untuk melakukan kajian. Hasil tersebut akan menjadi landasan perpanjangan atau berakhirnya PSBB Jakarta.

" Jadi yang menentukan PSBB ini diperpanjang atau tidak itu sebenarnya bukan pemerintah, bukan para ahli, yang menentukan adalah perilaku seluruh masyarakat di wilayah PSBB," ucap Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan apa pun hasil kajian tersebut akan disampaikan kepada masyarakat. Bila masyarakat tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkan, ada kemungkinan PSBB Jakarta dapat diperpanjang.

 

4 dari 5 halaman

PSBB Jakarta

Sebelumnya, seiring diberlakukannya PSBB di Jakarta, sejumlah tempat publik, termasuk mal, ditutup demi menekan kurva positif Covid-19. Sesuai rencana, PSBB tahap III ini berlangsung hingga 4 Juni 2020.

Merujuk pada aturan itu, berarti kurang dari sepekan lagi sejumlah mal di Jakarta bakal beroperasi kembali. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat, mengatakan mal di Ibu Kota akan dibuka pada 5 Juni 2020.

" Rencana mal dibuka mulai tanggal 5 Juni," kata Ellen.

 

5 dari 5 halaman

TNI-Polri Awasi Masyarakat

Sementara itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan TNI-Polri berjaga di sejumlah titik-titik keramaian. Mereka akan bertugas untuk melakukan pengawasan ketat agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan Covid-19 sesuai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

" Pagi hari ini saya datang ke Stasiun MRT dalam rangka memastikan bahwa mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan berada di titik-titik keramaian dalam rangka lebih mendisiplinkan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," jelas Jokowi.

Dia menyebut pengerahan pasukan TNI-Polri tersebut akan digelar di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota. Salah satunya yakni, DKI Jakarta.

Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti.

Beri Komentar