Calon Kapolri Akan Setop Tilang Polantas, Apa Untungnya?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 21 Januari 2021 16:00
Calon Kapolri Akan Setop Tilang Polantas, Apa Untungnya?
Tujuan dari pengoptimalan ETLE yakni untuk mengantisipasi adanya penyimpangan yang dilakukan anggota.

Dream - Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo berencana akan menghilangkan sistem penilangan oleh Polisi Lalu Lintas (Polantas) terhadap pengendara yang melanggar.

Sebagai gantinya, secara bertahap Kepolisian Indonesia akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik di bidang lalu lintas atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Sigit menjelaskan, tujuan dari pengoptimalan ETLE yakni untuk mengantisipasi adanya penyimpangan yang dilakukan anggota.

Lantas, apa saja efek penerapan mekanisme tilang elektronik?

1 dari 4 halaman

Tak Ada Lagi Pungli

Anggota Komisi III DPR Fraksi Nasdem, Ahmad M Ali, menyambut baik rencana kebijakan baru Sigit.

Ali menyarankan agar Sigit juga lebih fokus untuk menuntaskan masalah pungutan liar yang kerap terjadi. Menurutnya, Sigit perlu memberantas kebiasaan oknum-oknum tertentu yang suka mengambil pungli, terutama saat menilang.

" Saya sepakat kalau kemudian nanti yang dikurangi itu adalah pungli terhadap penilangan," kata Ahmad M Ali saat di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 20 Januari 2021.

2 dari 4 halaman

Polantas Fokus Atur Lalin

Sigit menjelaskan tujuan dari pengoptimalan ETLE, untuk mengantisipasi adanya penyimpangan yang dilakukan oleh anggotanya saat proses penilangan secara langsung.

" Mekanisme ETLE itu untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan, menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota melaksanakan penilangan," kata Sigit saat Fit and Proper Test di hadapan komisi III DPR RI, Rabu 20 Januari 2021.

Sigit menambahkan Polantas yang bertugas di lapangan nantinya hanya perlu mengatur lalu lintas saja.

" Saya harap ke depannya anggota lalu lintas turun di lapangan untuk mengatur lalu lintas, tidak perlu menilang," ujarnya.

 

3 dari 4 halaman

Perbaiki Citra Polantas

Sigit berharap, hal ini mampu mengubah wajah Polri menjadi lebih baik khususnya di bagian lalu lintas.

" Kita harapkan hal ini menjadi ikon perubahan perilaku Polri. Khususnya di sektor pelayanan lini terdepan yaitu di lalu lintas," ujarnya.

Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno, juga menilai rencana kebijakan Sigit tepat. Djoko menilai dampak lain dari pemasangan ETLE akan menciptakan citra positif bagi Kepolisian Indonesia.

" Nantikan semuanya akan transparan, jadi orang tidak saling menuding misal pagi-pagi polisi nilang itu kadang disebut mau cari sarapan, kan tidak enak rasanya kan. Tapi kadang masyarakat suka begitu kan, walau tidak banyak," katanya.

 

 

4 dari 4 halaman

Efektif di Masa Pandemi Covid-19

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyambut baik rencana kebijakan baru Sigit.

Dia menilai ETLE cocok diterapkan di saat masa pandemi Covid-19. Hal ini lantaran ETLE mampu meminimalkan kontak antara petugas dengan pengendara.

" Iya saat ini kan intinya kami siap mendukung kebijakan bapak Kapolri. Terutama untuk moderenisasi Polantas, kami menyambut gembira terhadap kebijakan bahwa ETLE menjadi salah satu prioritas kepolisian," ujar Sambodo saat dihubungi merdeka.com, Rabu 20 Januari 2021.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar