Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kecelakaan Kereta Api (Liputan6.com)
Dream - Pagelaran drama kolosal `Surabaya Membara` yang seharusnya meriah berubah menjadi getir. Sejumlah orang yang menyaksikan pagelaran pada Jumat malam, 9 Oktober 2018, mengalami kecelakaan.
Mereka terjatuh dari jembatan rel atau viaduk setinggi enam meter ketika kereta api melintas. Tiga orang meninggal di tempat dan belasan lainnya luka-luka.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sempat menyebut tidak ada izin kepada Pemkot atas pagelaran itu. Dia pun mengaku tidak mengetahui seluk-beluk pagelaran tersebut.
Pernyataan itu dibantah Ketua Panitia Penyelenggara Pagelaran Drama `Surabaya Membara`, Taufik Hidayat. Dia mengaku mengantongi izin sekaligus mendapatkan bantuan personel pengamanan dari kepolisian.
Dikutip dari Liputan6.com, para korban yang meninggal yaitu Erikawati, 9 tahun, Helmi Surowijaya, 16 tahun, dan Bagus Ananda, 17 tahun.
Erikawati meninggal akibat jatuh dari viaduk. Bocah wanita 6 tahun ini sempat digenggam sang ibu namun terlepas akibat terdorong kerumunan orang. Mereka panik lantaran ada kereta api melintas.
" Di tengah kerumunan orang panik, putri saya terlepas dari genggaman ibunya," ujar ayah Erika, Sahluki.
Sahluki menyaksikan langsung istri dan anaknya terjatuh dari ketinggian. Sang istri, Liana, mengalami luka akibat kejadian tersebut.
" Istri saya sekarang dirawat di Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya karena ada bagian tulang di tubuhnya yang patah," ucap Sahluki.
Helmi Surowijaya meninggal dalam kondisi mengenaskan. Jenazahnya sempat hanya diberi keterangan Mr. X karena tidak teridentifikasi.
Harijanto sempat melihat jenazah Mr. X. Dia begitu terpukul ketiga menyaksikan sendiri jasad di depannya adalah Helmi, anaknya.
Harijanto mengatakan Helmi sebelumnya sempat pamit ingin menonton pagelaran drama kolosal `Surabaya Membara`. Remaja itu belum pernah menyaksikan pagelaran itu sebelumnya.
Harijanto tidak menyangka pamitan itu sekaligus untuk yang terakhir kalinya. Anaknya kini sudah tidak ada di dunia.
" Ini baru pertama kalinya anak saya nonton drama kolosal Surabaya Membara di Tugu Pahlawan. Dia nonton sendirian," kata dia.
Bagus Ananda menjadi salah satu korban tewas insiden maut Surabaya Membara. Jenazahnya tiba di rumah duka pada Sabtu pagi, 10 November 2018, keesokan hari setelah kejadian.
Ayah Bagus, Sumari, mengatakan anaknya baru pertama kali menyaksikan pagelaran tersebut. Menurut dia, Bagus sempat meminta izin namun Sumari tidak mengabulkan.
Pertimbangan Sumari, lokasi pagelaran tersebut pasti sangat ramai. Ditambah lagi, kondisi anaknya belum pulih benar usai mengalami kecelakaan jatuh dari motor.
Tetapi, Bagus tak mendengarkan larangan Sumari. Pemuda itu tetap pergi untuk melihat pagelaran drama tersebut.
Sumari mengaku sempat bermimpi buruk lima hari sebelum kejadian. Tetapi, dia tidak menyangka mimpi tersebut adalah firasat anaknya akan tertimpa kemalangan.
" Saya bermimpi celana dalam saya dicuri orang, orang itu lalu lari, ketika saya teriaki maling, orang itu malah meringis, itu firasat saya tidak enak," ucap dia.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Maria Flora)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya