Korban Pembunuhan Pertama di Dunia Ditemukan

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 1 Juni 2015 11:32
Korban Pembunuhan Pertama di Dunia Ditemukan
Luka mematikan yang ditemukan menunjukkan dia telah ditikam di bagian kepala.

Dream - Sebuah tengkorak berusia 430 ribu tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan pertama di dunia telah ditemukan di Spanyol.

Luka mematikan yang ditemukan menunjukkan manusia Neanderthal telah ditikam di bagian kepala, kata peneliti dari Centro Mixto UCM-ISCIII de Evolución y Comportamiento Humanos.

Dan kemudian, tubuhnya - yang diduga masih muda tapi belum diketahui jenis kelaminnya- dibuang ke dalam lubang sedalam 13 meter, sampai manusia purba itu ditemukan arkeolog ribuan tahun kemudian.

Di dalam lubang yang ternyata bagian dari sistem gua terdapat sisa-sisa 28 kerangka dan bagaimana sisa-sisa itu sampai di sana masih menjadi misteri. Tetapi itu bisa menjadi bukti cara mengubur tertua yang pernah tercatat.

Penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One itu menyebutkan tengkorak itu - Cranium 17 - berjumlah hampir lengkap yang terdiri dari 52 fragmen tengkorak. Mereka menemukan dua bekas tikaman yang menembus tulang depan tengkorak di atas mata kiri.

Menggunakan teknik forensik modern, para ahli mampu menunjukkan bekas lubang itu kemungkinan besar dibuat oleh dua tikaman yang terpisah dengan objek yang sama saat kematian individu tersebut.

Mereka percaya cedera tersebut bukan karena terjatuh ke dalam lubang jika dilihat dari jenis fraktur dan lokasinya. Dua lubang di tengkorak itu tampaknya hasil dari dua pukulan dengan objek yang sama. Hal ini meningkatkan asumsi bahwa saat itu pelakunya melakukan serangan yang mematikan.

Sedangkan objek yang digunakan untuk menikam tetap menjadi subjek spekulasi.

Namun penulis studi Nohemi Sala kepada IBTimes UK mengatakan ada beberapa kandidat untuk senjata yang dipakai oleh pembunuh: " Kami tidak yakin apa benda itu. Namun, kemungkinan termasuk tombak kayu atau kapak tangan batu." (Ism) 

 

Beri Komentar