Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Atlet Korea Bersatu Menang Di Perahu Naga (Instagram @jokowi)
Dream - Kontingen Korea berhasil meraih emas pada cabang olahraga dayung perahu naga 500 meter pada Asian Games 2018. Yang membanggakan, para pendayung tidak berasal dari Korea Selatan atau Korea Utara, melainkan Korea Bersatu.
Pencapaian yang diraih tim dayung Korea Bersatu ini mendapat apresiasi tinggi dari Presiden Joko Widodo. Tak hanya soal menang, kemenangan mereka menunjukan bersatunya atlet dua negara yang selama ini terpecah akibat perang saudara.
" Bukan Korea Selatan, bukan Korea Utara, tapi Korea Bersatu, gabungan atlet-atlet dari dua negara yang terpecah oleh perang," tulis Jokowi di Instagramnya, @jokowi, diakses pada Rabu 29 Agustus 2018.
Tim Korea Bersatu mampu menyalip China dan Thailand pada Minggu kemarin di Jakabaring Rowing & Canoeing Regatta Course, Palembang.
Kemenangan itu disambut dengan sangat meriah dari para penonton.
" Begitu tiba pertama di garis finish, sejumlah penonton di tribun begitu emosional mengibarkan bendera putih bergambar peta Semenanjung Korea, bendera resmi kontingen Korea Bersatu," tulis Jokowi.
Jokowi pun mengucapkan selamat atas kemenangan tersebut. " Kepada tim Korea Bersatu, atas nama rakyat Indonesia, saya sampaikan selamat!" tulis dia.
Tim Korea Bersatu terjun di beberapa cabang olahraga yaitu bola basket, dayung pada tiga nomor, dan perahu naga di dua nomor. " Dalam olahraga, mereka melupakan perbedaan, bahkan perang," terang Jokowi.
Dream - Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah bonus untuk para atlet berprestasi. Tidak hanya atlet peraih emas, perak, maupun perunggu, pelatih serta asisten juga diganjar bonus dari pemerintah.
" Bukan hanya uang, jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan rumah untuk peraih semua medali sudah disiapkan," ujar Imam, dikutip dari setkab.go.id, Rabu 29 Agustus 2018.
Menurut Imam, bonus bakal diberikan pada Oktober usai Asian Para Games 2018. Alasannya, pemerintah juga mengganjar bonus bagi para atlet difabel yang turut mengharumkan nama bangsa.
Untuk besarannya, Imam mengatakan peraih emas nomor tunggal mendapatkan Rp1,5 milliar. Sedangkan peraih emas nomor ganda masing-masing mendapat Rp1 miliar sedangkan beregu mendapat Rp800-900 juta tiap orang.
" Jadi harus kita hitung dengan detil, dan semua bonus akan diserahkan ke rekening masing-masing atlet tanpa dipotong pajak," ucap Imam.
Menurut Imam, bonus untuk para peraih medali perak dan perunggu serta pelatih maupun asisten pelatih juga sudah disiapkan. Dia memastikan besarannya di atas bonus saat Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan.
" Bonus PNS juga akan diberikan kepada peraih emas, perak, dan perunggu. Dan rumah yang disiapkan oleh Kementerian PU PR. Ini belum dari pihak swasta," terang Imam.
Lebih lanjut, Imam mengaku masih membutuhkan waktu untuk menghitung bonus bagi cabang olahraga beregu seperti kano, perahu naga, dan sepakbola.
" Masing-masing ada hitungannya termasuk pelatih dan asisten pelatih," kata Imam.
Tak hanya itu, Imam juga menjamin cabang olahraga melampaui target juga bakal menerima bonus. " Itu sebagai apresiasi kami," tegas dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya