Masker Melorot ke Dagu Pas Belanja di Warung, Pria Didenda Rp35 Juta

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 16 Maret 2021 14:00
Masker Melorot ke Dagu Pas Belanja di Warung, Pria Didenda Rp35 Juta
Seorang pria dikenakan denda sebesar Rp35 juta lantaran mengenakan masker dibawah dagunya.

Dream - Pandemi virus Corona hingga hari ini masih terjadi di seluruh belahan dunia. Meski vaksinasi sudah mulai dilakukan di beberapa negara, kepatuhan akan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker, tetap harus dijaga.

Tak hanya di Indonesia, para pelanggar protokol kesehatan di Malaysia juga terancam denda.

Seorang pria berusia 45 tahun asal Tanjung Piandang, Parit Buntar, Malaysia, dikenakan denda sebesar RM10.000 (Rp35 juta) lantaran mengenakan masker dibawah dagunya saat berbelanja di toko kelontong pada Jumat, 12 Maret 2020 kemarin.

Pria tersebut dianggap melanggar peraturan yang dikeluarkan pemerintah terkait PSBB atau di Malaysia disebut Conditional Movement Control Orde (CCMO).

1 dari 5 halaman

Sudah Diberi Peringatan Sebelum Didenda

Polres Tanjung Piandang membenarkan kasus denda tersebut setelah viral di media sosial.

Menurut Kapolres Kerian, Inspektur Mazuki Mat, pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak menggunakan masker wajahnya dengan benar. Ia hanya menggunakan di bawah dagunya saat masuk dan keluar toko kelontong.

Dia menambahkan, tim pengendali CCMO telah memberikan peringatan sebelum mengeluarkan denda.

" Sebagaimana diatur dalam Pasal 21A (1) Undang-undang (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular) Darurat (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular) (Amandemen) 2021, dinyatakan bahwa setiap individu yang melanggar SOP selama periode pelaksanaan darurat dapat ditambah dengan RM10.000 efektif 11 Maret,” katanya, dikutip dari World of Buzz, Senin 15 Maret 2021.

“ Polisi hanya menjalankan tugasnya dalam menegakkan SOP sebagaimana diperintahkan sesuai dengan ketentuan yurisdiksi yang telah ditetapkan.”

2 dari 5 halaman

Diberi Waktu Sampai 1 April

Lebih lanjut menurut Marzuki, pihak kepolisian hanya menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum.

" Pihak kepolisian hanya menjalankan tugasnya sesusai instruksi dan perintah," ujarnya.

Sementara itu, pria tersebut diberi waktu hingga 1 April 2021 untuk mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten (PKD) dan bertemu langsung dengan petugas berwenang, guna mengajukan banding.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah Malaysia.

Sumber: World of Buzz

3 dari 5 halaman

Bahaya, Jangan Pakai Masker di Bawah Hidung

Dream - Petunjuk penggunaan masker untuk mencegah penularan virus corona sudah jelas: harus menutup hidung dan mulut. Tapi sayang, masih banyak orang yang tidak memakai masker dengan benar.

Kita sering melihat seseorang menggunakan masker hanya untuk menutup bagian mulut, sementara hidung dibiarkan terbuka. Bahkan ada pula yang menggunakan masker untuk menutup dagu saja, mulut dan hidung dibiarkan tak tertutup.

Cara pemakaian masker tersebut tentu sangat berbahaya, apalagi saat berada di kerumunan yang sangat sulit untuk melakukan physical distancing alias menjaga jarak.

Menurut penelitian, virus corona menular melalui tetesan cairan dari mulut maupun hidung orang yang terinfeksi. Tetesan cairan, bahkan dalam bentuk paling kecil yang melayang di udara, mampu membawa virus corona. Bila tetesan itu terhirup melalui hidung dan mulut, kita bakal tertular virus corona.

 

 

4 dari 5 halaman

Sehingga para ilmuwan menekankan bahwa masker harus digunakan secara benar untuk melindungi pemakai dan orang-orang di sekitarnya.

" Jika seseorang tidak menutup hidungnya, itu artinya sama saja dengan tidak bermasker," kata ahli epidemologi mengendalian infeksi Universitas Toronto, Colin Furness.

Petunjuk Badan Kesehatan Dunia (WHO) tentang cara pemakaian masker di tengah pandemi sudah sangat jelas. Dalam situsnya, WHO menyatakan masker harus dipasang menutupi mulut, hidung, dagu, dan tidak menyisakan celah pada bagian samping.

Menurut Colin, masker tidak boleh disentuh setelah dikenakan. Dan, seseorang harus membersihkan tangan sebelum melepas masker.

5 dari 5 halaman

Tim Sly, profesor sekaligus ahli epidemologi Universitas Ryeson, Toronto, Kanada, setuju bahwa masker sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19. Namun, bakal sia-sia bila masker tidak digunakan dengan benar.

" Jika dikenakan dengan benar, masker merupakan cara terbaik berikutnya setelah menjaga jarak," kata Sly.

Para penelitian menunjukkan bahwa memakai masker dapat meningkatkan perlindungan dari infeksi dua hingga tiga kali lipat. " Dan masker ternyata lebih efektif dalam mencegah pemakainya tertular virus," kata Sly.

Sumber: globalnews.ca

Beri Komentar