Negara Berjarak 200 Km dari Papua Barat Ini Belum Tersentuh Virus Corona

Reporter : Sugiono
Kamis, 2 April 2020 10:01
Negara Berjarak 200 Km dari Papua Barat Ini Belum Tersentuh Virus Corona
Negara dengan populasi 18.000 jiwa ini masih jadi salah satu tempat di Bumi yang melaporkan nol kasus Covid-19.

Dream - Penyebaran virus corona yang menyebabkan Covid-19 boleh dibilang hampir merata di seluruh dunia.

Namun ada satu dua tempat di Bumi yang hingga saat ini masih belum 'tersentuh' virus yang belum ada obatnya itu.

Salah satunya adalah sebuah negara kepulauan bernama Palau yang terletak di utara Maluku dan Papua.

Negara dengan populasi 18.000 jiwa ini masih jadi salah satu tempat di Bumi yang melaporkan nol kasus Covid-19.

1 dari 4 halaman

Berjarak Hanya 200 Km dari Papua Barat

Hanya 200 kilometer sebelah utara Provinsi Papua Barat, 255 km sebelah timur Provinsi Maluku Utara, dan 500 km sebelah timur Provinsi Sulawesi Utara, Republik Palau dikelilingi oleh Samudera Pasifik yang luas. Lautan luas tersebut seolah bertindak sebagai benteng dari serangan virus corona.

Dibarengi dengan pembatasan perjalanan yang ketat, posisi Palau sangat strategis bagi sejumlah warga negara tetangga untuk mengisolasi diri.

Warga dari negara-negara Kepulauan Pasifik seperti Tonga, Kepulauan Solomon, Kepulauan Marshall, dan Mikronesia menjadikan Palau sebagai tempat melarikan diri sementara dari virus corona.

2 dari 4 halaman

Berharap Tidak Seperti Wuhan dan New York

Tapi posisi Palau yang terpencil ini tidak menjadikannya 'kebal' dari serbuan virus corona. Negara tetangga Kepulauan Mariana Utara mengkonfirmasi kasus pertama selama akhir pekan, diikuti oleh dugaan kematian pada hari Senin, 30 Maret 2020.

Klamiokl Tulop, artis berusia 28 tahun dan ibu tunggal di Palau, berharap negaranya tidak mengalami nasib seperti Wuhan, New York, atau Madrid.

Tulop menggambarkan rasa takut akan Covid-19 yang semakin besar di negaranya. Ketakutan bahwa virus itu akan datang atau mungkin sudah ada di negara kepulauan itu tanpa terdeteksi.

" Anda bisa merasakan ketegangan dan kecemasan yang meningkat hanya dengan berbelanja. Toko-toko semakin ramai meski di saat warga diminta mengisolasi diri," katanya.

Ketakutan Tulop mungkin beralasan. Karena ada sebuah kasus seorang warga yang ditempatkan di karantina minggu ini sementara pihak berwenang menunggu hasil tesnya.

3 dari 4 halaman

Kutub Selatan Aman dari Virus Corona

Selain Republik Palau, tempat terpencil lainnya yang dianggap aman dari virus corona adalah wilayah Kutub Selatan. Di wilayah ini, Australia memiliki empat stasiun penelitian yang dihuni 90 orang.

Di sini, para peneliti yang jadi 'warga' Kutub Selatan tidak perlu melakukan social distancing seperti rekan-rekan mereka di benua Australia.

" Mereka mungkin satu-satunya warga Australia saat ini yang dapat makan malam bersama, atau menemukan bar dan gym yang masih buka," kata Manajer Operasi Divisi Antartika, Robb Clifton.

Stasiun-stasiun itu sekarang diisolasi sampai November, jadi mereka masih aman. Tetapi Clifton mengaku khawatir jika ekspedisi berakhir dan mereka harus pulang ke rumah masing-masing.

4 dari 4 halaman

Berharap Tidak Ada Kasus Covid-19

Meski Palau tidak memiliki kasus positif Covid-19, tapi tetap dicengkeram oleh ketakutan. Hal itu terlihat dari masyarakat yang berubah dan kelumpuhan ekonomi yang juga dirasakan negara lainnya.

Supermarket-supermarket di kota terbesar di negara itu, Koror, mengalami panic buying. Selain itu, terjadi kekurangan hand sanitizer, masker, dan alkohol.

Pulau-pulau di Palau sangat bergantung keluar masuk barang yang dikapalkan atau diterbangkan, sehingga persediaan barang cepat habis.

" Saya berharap negara ini tidak akan mendapatkan virus. Tapi pada akhirnya, Palau pasti akan mendapatkannya. Kami sangat bergantung pada pariwisata dan sebagian besar dari kita bahkan perlu melakukan perjalanan untuk bekerja," pungkas Tulop.

Sumber: SCMP

Beri Komentar
Menu Berbuka Puasa Sehat dan Anti Ribet Ala Chef Deny Gumilang