Pemerintah Bakal Tutup Jalur Transportasi Keluar Jakarta

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 29 Maret 2020 15:32
Pemerintah Bakal Tutup Jalur Transportasi Keluar Jakarta
Hal ini untuk mencegah adanya arus mudik di tengah wabah corona.

Dream - Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, mengataka untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik di tengah wabah virus corona, pemerintah berencana menutup jalur transportasi ke luar Jakarta. Keputusan tersebut akan ditetapkan oleh Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan pada Senin besok.

" Insya Allah dalam waktu dekat, paling lambat hari Senin," ujar Budi.

Terkait teknisnya, Budi enggan memberikan informasi lantaran belum disampaikan ke Luhut. Untuk saat ini, teknis pelaksanaan masih dalam koordinasi dengan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Istiono.

" Lagi saya diskusikan dengan Pak Kakorlantas Polri dulu. Belum tahu nanti diberlakukan seluruh Indonesia atau Jakarta dahulu," kata Budi.

Berdasarkan instruksi dari Luhur, Budi mengatakan penutupan hanya berlaku untuk angkutan orang. Angkutan logistik terutama sembako tidak boleh diganggu.

" Kalau nanti pun mau diberlakukan, sesuai dengan arahan Pak Menko Maritim, tidak boleh terganggu itu angkutan logistik barang, yang lainnya petugas-petugas itu, yang lainnya nunggu instruksi dari Pak Menko Maritim nanti," ujar Budi.

Sumber: /Intan Umbari Prihatin

1 dari 5 halaman

Apakah Mungkin Virus Corona Covid-19 Ditularkan Lewat Pakaian?

Dream –  Penyebaran virus corona covid-19 telah menjadi sumber keresahan bagi masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencehah penyebarannya.

Namun berbagai pertanyaan muncul terkait penyebaran virus corona covid-19, salah satunya penularan melalui pakaian.

Channel 11, Jillian Hartmann mencoba mencari tahu jawaban dan menanyakan kepada dokter penyakit menular.  

Menurut Dr. David Weber, gal-hal seperti itu adalah yang sedang diteliti sekarang. " Namun dalam kasus-kasus tertentu, virus corona covid-19 dapat hidup selama beberapa hari," ujar Dokter Weber. 

Untuk meminimalkan penyebaran virus corona covid-19, usahakan untuk selalu mencuci tangan dan jangan menyentuh wajah. Serta mencoba selalu berjarak 1 meter dari orang lain. " Tak lupa batasi kontak dengan orang lain sebanyak mungkin," lanjut Dr. Weber.

2 dari 5 halaman

Bagaimana Virus Corona Covid-19 Ditularkan?

 Virus Corona© Pexels.com

Dilansir dari wpxi.com, virus corona covid-19 baru dapat hidup di udara selama beberapa jam dan pada permukaan benda selama 2-3 hari.  

Uji coba yang dilakukan oleh pemerintah AS dan ilmuan lainnya membuktikan, belum ada orang yang terinfeksi virus corona covid-19 dengan menghirupnya dari udara.

" Kami sama sekali tidak mengatakan ada transmisi virus secara aerosol, tetapi hal ini membuktikan, virus corona covid-19 dapat bertahan untuk jangka waktu yang lama,” ujar para peneliti. 

3 dari 5 halaman

Penemuan Virus Corona Covid-19

 Virus Corona© Pexels.com

Dilansir dari wpxi.com, sejak muncul di China akhir tahun lalu, virus corona covid-19  telah menginfeksi lebih dari 120.000 orang di seluruh dunia dan menyebabkan lebih dari 4.300 kematian.

Jauh lebih banyak daripada wabah SARS 2003 yang disebabkan oleh virus yang serupa secara genetis.

Untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan alat nebulizer untuk menempatkan sampel virus baru ke udara. Meniru apa yang mungkin terjadi jika orang yang terinfeksi batuk atau membuat virus mengudara dengan cara lain.

 

Para peneliti menemukan bahwa virus yang layak dapat dideteksi hingga tiga jam di udara, hingga empat jam pada tembaga, hingga 24 jam pada kardus dan hingga dua sampai tiga hari pada plastik dan stainless steel.

 

Hasil serupa diperoleh dari tes yang mereka lakukan pada virus yang menyebabkan wabah SARS 2003, sehingga perbedaan dalam daya tahan virus tidak memperhitungkan seberapa jauh virus corona covid-19 telah menyebar.

 

 

" Apa yang perlu kita lakukan adalah mencuci tangan, menyadari bahwa orang yang terinfeksi mungkin mencemari permukaan yang disentuh dan menjauhkan tangan dari wajah, “ kata Julie Fischer, seorang profesor mikrobiologi di Universitas Georgetown.

 

Adapun cara terbaik untuk membunuh virus tersebut adalah dengan selalu mencuci tangan dan membersihkan permukaan yang rawan sentuhan dengan menggunakan disinfektan.

4 dari 5 halaman

Apakah Mungkin Virus Corona Covid-19 Ditularkan Lewat Pakaian?

Beberapa orang mulai mempertanyakan, apakah virus corona cobid-19 dapat ditularkan melalui pakaian. Kekhawatiran itu muncul diakibatkan karena virus corona covid-19 yang dapat menempel pada permukaan benda selama beberapa hari.

Para ahli penyakit menular mengatakan, secara umum tidak perlu mengganti pakaian sesering mungkin. Hal utama yang harus dilakukan adalah mencuci tangan dan tidak menyentuh wajah.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membersihkan pakaian. Jika anda adalah seorang tenaga medis atau penyedia layanan kesehatan, maka harus segera mengganti pakaian yang digunakan lebih sering dari biasanya.

Virus corona covid-19 diyakini menyebar terutama dari orang ke orang melalui droplets atau cairan yang keluar saat batuk atau bersin.  

Seseorang juga dapat tertular virus corona covid-19 jika ia menyentuh benda atau permukaan yang terinfeksi, kemudian menyentuh bagian wajah.

Untuk itu dibuat kebijakan social distancing, untuk memberi jarak antara satu dan lainnya. Agar penyebaran virus corona covid-19 dapat dicegah.

Tidak banyak yang diketahui bagaimana virus corona covid-19 dapat menyebar melalui pakaian dan kain.

Kendati begitu, Juan Dumois, dokter penyakit menular anak di Johns Hopkins All Children's Rumah Sakit di St. Petersburg, Florida mengatakan,v irus corona covid-19 pada umumnya dapat bertahan lebih lama pada permukaan yang padat dibandingkan dengan kain berpori.

5 dari 5 halaman

Apa yang Harus dan Tidak Harus Dikhawatirkan tentang Pakaian yang Digunakan?

 Virus Corona© Pexels.com

Gabriela Andujar Vazquez, dokter penyakit menular di Tufts Medical Center di Boston, mengatakan seseorang tidak perlu mencuci pakaian lebih sering setelah mengunjungi toko.

" Sangat aman bagi anda untuk pulang dengan pakaian yang sedang anda gunakan. Bahkan lebih penting mencuci tangan setelah menyentuh pakaian seseorang yang batuk”, lanjutnya kembali.

Dumois pun setuju, bahwa partikel bersin yang sudah terinfeksi virus akan bertahan lebih lama di desktop atau meja daripada di pakaian seseorang.

Faheem Younus, Kepala penyakit menular di University of Maryland Upper Chesapeake Health dalam marketwatch.com menambahkan, fokus pada langkah-langkah yang dapat menghasilkan. Seperti diam di rumah, menghindari kontak dengan orang yang sakit, menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh wajah, menghindari jabat tangan, dan menjaga jarak dari orang lain.

" Hal itu lebih baik dilakukan daripada fokus berganti pakaian,” ujar Younus. 

Beri Komentar