Ditahan karena Dukung Habib Rizieq, Begini Nasib dan Kabar Terbaru Serka B

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 13 November 2020 19:01
Ditahan karena Dukung Habib Rizieq, Begini Nasib dan Kabar Terbaru Serka B
B ditahan oleh polisi militer (POM) Angkatan Udara karena diduga telah melanggar disiplin militer.

Dream - Prajurit TNI AU berinisial B yang ditahan karena dinilai melakukan pelanggaran disiplin usai memberi dukungan kepada Habib Rizieq akhirnya bebas.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsma TNI Fadjar Adrianto, menjelaskan bahwa prajurit B dilepaskan karena tidak ada satu hal yang membahayakan.

" Kita kembalikan karena memang tidak ada sesuatu yang membahayakan. Kalau nanti dimintai keterangan lagi bisa dipanggil," ujar Fadjar, Jumat 13 November 2020.

1 dari 3 halaman

Langagr Etika Militer

Fadjar mengatakan, alasan institusi melakukan penahanan terhadap B karena melanggar disiplin.

Selain itu, sebagai prajurit negara, B dituntut netral tidak memiliki kecenderungan terhadap golongan manapun selama bertugas.

" Dia etika saptamarga, berdiri di semua golongan," ucapnya.

" TNI punya aturan sendiri, punya hukum sendiri, boleh bermedsos tapi enggak bisa sembarangan, anggota TNI enggak masalah, banyak yang selfie-selfie tapi ada hal-hal yang dilarang untuk diupload, rahasia negara, operasi militer, itu enggak boleh diupload," jelasnya.

 

2 dari 3 halaman

B ditahan oleh polisi militer (POM) Angkatan Udara pada Kamis, 11 November 2020, karena diduga telah melanggar disiplin militer yang sudah ada.

" Jadi begini, dia itu melanggar disiplin militer. Pertama tidak sesuai dengan prajurit Sapta Marga bahwa dia kan TNI, harus berdiri disemua golongan. Nah bukan masalah medsosnya yang dia langgar, tapi aturan bermedsosnya itu. TNI itu boleh bermedsos, tapi ada aturannya," jelas Fadjar.

Fadjar melanjutkan, unggahan video Serka B dianggap bertentangan dengan aturan militer. Karenanya saat ini tengah diperiksa Polisi Militer (POM) dan Intel.

" Serka B tengah diperiksa POM dan Intel, kami akan dilihat di mana pelanggarannya. Kalau saya lihat itu pelanggarannya disiplin militer," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Sanksi Belum Ditentukan

Terkait sanksi, Fadjar mengaku pihaknya tengah menunggu hasil pemeriksaan yang akan memakan waktu hingga dua hari ke depan.

" Kita selidiki dengan pertanyaan-pertanyaan sampai dua hari ini. Maka dari itu kalau sudah ada hasilnya akan ditentukan hukumannya apa. Kronologis juga nanti setelah diselidiki dan didalami karena video itu diambil di rumahnya tidak ada kaitan dengan giat (militer) lain," ungkapnya.

Atas insiden ini, Fadjar mengimbau kepada seluruh prajurit TNI AU untuk patuh dengan perintah dari pimpinan dari Panglima TNI dan dari Kepala Staf Angkatan Udara tentang tata cara bermedsos.

" Hal itu (tata cara bermedsos) sudah disampaikan melalui telegram dari arahan berkali-kali. Bukannya kita melarang bermedsos karena medsos suatu kebutuhan, tapi tetap ada tata cara dan aturan tersendiri untuk bemedsos, patuhi saja aturan yang ada," ujarnya.

 

Beri Komentar