Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pedagang Sedang Sholat Di Pinggir Jalan (Facebook/Eris Riswandi)
Begitu azan berkumandang, pedagang tersebut segera mendirikan sholat.
Dream - Sholat adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Begitu azan berkumandang, kewajiban itu harus segera ditunaikan.
Kesadaran ini tampaknya sudah tertanam dalam diri seorang pedagang minuman di bilangan Jakarta Pusat. Begitu azan berkumandang, pedagang wanita ini seketika melaksanakan sholat, meski di pinggir jalan.
Tanpa disadari, pengasong perempuan ini tertangkap kamera saat menjalankan sholat di samping gerobaknya. Video itu segera menjadi viral setelah diunggah oleh pemilik akun Facebook Eris Riswandi.
"Mencari nafkah adalah kewajiban, sholat lima waktu pun adalah kewajiban," tulis Eris.
© Dream
Menurut Eris, pedagang tersebut sholat di pinggir jalan karena tidak ada yang menjaga gerobaknya. Maklum, dia hidup sendirian di Jakarta.
"Bagi si ibu saat azan berkumandang tidak ada waktu lagi untuk menunda kewajiban," tulis Eris.
Eris menambahkan, pedagang tersebut biasa berjualan di sekitar Monas hingga dekat Masjid Istiqlal.
© Dream
Sejak diunggah pada Selasa kemarin, video dan foto tersebut ramai menjadi perbincangan warganet. Unggahan itu sudah dibagikan sebanyak 149 kali.
"Si ibu sangat luar biasa gimapun caranya dan desibuk apapun tetap ibadah kàrna sholat itu lebih penting," tulis akun @Umi Qulthum.
"Masyaallah,,,Allahuakbar. Sholat adalah kewajiban, semoga ibu ini dilimpahkan rezeki yg halal. Aamiin," tulis akun @Rosa Ramdani.
"MasyaAllah... Begini nih pemandangan yg Indah, lg dmn pun 5 wkt jgn di tggl...," tulis @Nuraida Iedha.
Sumber: Planet.merdeka.com