Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Jessica, Mantan Biduan Kampung Yang Kini Jadi Mahasiswa UAI (Dok. Humas APU)
Dream - Ini kisah tentang Jessica, gadis kelahiran Bogor, 1 April 1995 yang rela menjadi biduan demi bisa membayar uang sekolah. Dia harus menjalankan profesi itu lantaran keluarganya mengalami kesulitan ekonomi.
Sang ayah memang memiliki bengkel kecil. Tetapi, penghasilan yang didapat hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari keluarganya.
Gadis ini dan adiknya sering menunggak pembayaran SPP sekolah. Alhasil, dia menjalani proses pendidikan yang tersendat dan harus terus dibayangi ketakutan tidak boleh sekolah lagi.
Suatu hari saat Jessica duduk di bangku kelas 1 SMK, dia mendapat tawaran dari sang tante untuk menjadi biduan di hajatan kampung. Tawaran itu dia terima untuk bisa membantu orangtuanya membayar uang sekolah.
Setiap manggung, Jessica mendapat bayaran sebesar Rp150.000. Dia memakai uang itu untuk membeli LKS setiap semester dan sebagian untuk uang jajan. Praktis, Jessica tidak perlu lagi meminta uang kepada orangtuanya.
Meski bisa mencari uang sendiri, terbersit rasa malu dalam hati Jessica dengan profesinya sebagai biduan. Tidak jarang, dia menerima cibiran dari teman-temannya. Tetapi, Jessica memilih untuk mengabaikan cibiran tersebut.
" Saya jadi biduan dangdut yang tidak seronok dan tanpa goyangan," kata dia.
Saat menginjak kelas 3 SMK, kehidupan Jessica berubah. Dia mendapat beasiswa 3G Indonesia, salah satu program Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Peduli Ummat (APU) yang sangat membantu bagi kelangsungan masa depannya.
" Saya terharu. Bahkan dulu saya tak bermimpi untuk bisa lulus sekolah karena tak ada biaya. Saya hanya berdoa dan berusaha. Alhamdulillah, Allah memberi jalan lewat Al Azhar Peduli Ummat," kata dia.
Selain meraih beasiswa 3G Indonesia, Jessica meraih Beastudi Gemilang dari APU dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) pada 2014. Dengan beasiswa itu, Jessica menjadi mahasiswa Jurusan Manajemen Pemasaran UAI.
Padahal sebelumnya, dia bahkan merasa bisa berkuliah hanya sebatas mimpi. Dia sangat takjub, Allah ternyata begitu sayang dengan menjawab doa-doa yang selalu dia panjatkan.
Sumber: Humas APU
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
