Advertisement
Tingginya bunga The Fed menjadi pemicunya.
Indonesia menjadi satu dari 9 negara penyumbang terbesar.
Penghargaan ini didapat dari pemerintah.
Perkembangan industri keuangan syariah berjalan beriringan dengan keuangan konvensional.
Indonesia dikenal sebagai negara penerbit sukuk terbesar di dunia.
Rencananya, instrumen keuangan syariah ini akan dirilis tahun depan.
Dana hasil penerbitan surat utang syariah ini akan digunakan untuk membiayai ekspansi bisnis.
BRISyariah hari ini mencatatkan sukuk mudharabah di BEI.
Investor menahan diri karena melihat kemungkinan munculnya gejolak pasar.
Saat ini, surat utang syariah menjadi instrumen keuangan yang paling umum di pasar modal.
Negara ini ingin memanfaatkan instrumen keuangan syariah ini untuk mencari pembiayaan pembangunan infrastruktur.
Salah satunya adalah aset wakaf dengan sukuk.
OJK mengkaji penerbitan instrumen keuangan syariah ini.
Instrumen keuangan syariah ini bisa menjadi investasi yang aman bagi diaspora Indonesia.
Porsi surat utang sebesar Rp 500 miliar akan diperoleh dari surat utang syariah (Sukuk)
Sukuk Mudharabah Subordinasi I Bank BRI Syariah menawarkan bagi hasil 9,5-10.25 persen.
Sebaliknya, pemerintah negara-negara teluk malah gencar mengeluarkan surat utang konvensional.
Surat utang syariah ini memiliki berbagai keunggulan.
Otoritas keuangan ini menyebut ekonomi syariah di Indonesia berkembang pesat.
Dari target Rp 2 triliun, pembeli suku tabungan ST 001 membludak menjadi Rp 2,58 triliun.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak
Aplikasi Pluang Luncurkan Fitur Technical Signals & Screener untuk Pro Trader Saham dan Crypto
Bupati Luwu Utara: Lembut di Dalam, Garang di Luar