Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Salep Obat (Foto: Pixabay)
Dream - Tulisan dokter yang berantakan dan tak jelas dalam sebuah resep bukan tanpa maksud. Hal itu sebenarnya sebagai pencegahan agar resep tak mudah di-copy dengan mudah. Namun hal ini berakibat fatal pada seorang perempuan asal Glasgow, Skotlandia.
Ia mendapat salep obat untuk disfungsi ereksi, padahal obat yang dibutuhkannya adalah salep mata. Kasus ini dilaporkan dalam Journal BMJ Case Report pada Desember 2018. Awalnya perempuan tersebut mengeluhkan pandangan mata kabur, pembengkakan, dan kemerahan.
Dokter pun meresepkan salep obat untuknya. Sesampainya di apotek, petugas apoteker salah membaca tulisan dokter. Ia tidak sengaja diberikan Vitaros sebuah obat krim untuk disfungsi ereksi dan bukan pelembab mata VitA-POS untuk mata kering.
Dokter awalnya memberi resep berupa tulisan tangan bertuliskan VitA-POS. Namun, apoteker salah membacanya dengan Vitaros.
Insiden tersebut membuat perempuan itu terpaksa mengalami cedera kimia ringan. Untungnya, dengan beberapa obat-obatan antibiotik topikal, steroid, dan pelumas, kondisi tersebut hilang dalam beberapa hari. (ism)
"Kesalahan pemberian resep adalah hal yang umum, dan obat dengan nama dan kemasan yang serupa meningkatkan risiko," kata dr. Magdalena Edington dari Glasgow's Tennent Institute of Ophthalmology.

Edington juga mengkritisi mengapa tak ada pihak di apotek yang mempertanyakan, mengapa obat disfungsi ereksi diresepkan untuk pasien perempuan.
Menurutnya memang banyak obat dengan ejaan serupa tapi fungsinya sangat berbeda.
Dia juga mendorong agar para penulis resep memastikan bahwa resep tulisan tangan dicetak dengan huruf kapital, termasuk tanda hubung dan menghindari kejadian serupa di masa depan.
(ism, Laporan Giovani Dio/ Liputan6.com)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Waspada! 4 Ciri Pesan Penipuan Online yang Sering Bikin Korban Panik dan Kehilangan Uang
