6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Sakit Punggung (Foto: Shutterstock)
Dream - Duduk berjam-jam di meja kerja sambil mengetik tanpa jeda. Saat berdiri, punggung terasa pegal bahkan nyeri luar biasa. Pernah mengalaminya, Sahabat Dream?
Nyeri punggung merupakan penyakit yang paling sering menyerang mereka yang bekerja kantoran dan bekerja di depan laptop selama berjam-jam. Posisi duduk faktanya bisa dengan mudah memicu nyeri punggung karena bisa menyebabkan spasme atau penegangan otot punggung.
" Duduk adalah posisi yang paling memprovokasi nyeri punggung. Apalagi kalau condong ke depan. Jadi, harus berdiri dan jalan 5-10 menit tiap 1 jam sekali," ujar Wawan Mulyawan, Spesialis Bedah Saraf di RSU Bunda, Jakarta Pusat, Jumat 2 November 2018.
Untuk mengurangi pengaruh buruk dari duduk terlalu lama, cobalah perbaiki postur tubuh agar lebih tegak. Pilih kursi dengan sandaran tinggi serta memiliki bantalan di bagian pinggang.
" Sangat dianjurkan untuk memilih posisi duduk yang agak menyender seperti bos dengan bantalan di punggung bagian bawah. Jangan sampai tidak ada bantalan," kata Wawan.
Jika mulai merasakan nyeri akibat terlalu lama duduk, berdiri atau berjalan bungkuk, segera perbaiki postur. Bisa juga mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, berolahraga dan istirahat yang cukup.

(Tim Dokter Saraf RS Bunda Jakarta)
" Bisa dimulai dengan memperbaiki postur tidur. Sebaiknya telentang dan diganjal di belakang lututnya. Kalau terbiasa miring, taruh bantal di antara dua kaki," ungkap Wawan.
Setelah memperbaiki postur dan minum obat, biasakan olahraga jalan cepat atau lari dengan kecepatan 5-6 kilometer per jam dan berenang 3-5 kali seminggu agar otot pinggang semakin kuat dan melatih tulang belakang.
" Dari semua provokasi nyeri, yang paling berpengaruh itu berat badan, kecelakaan dan aktivitas berlebihan. Jadi, latih otot dan tulang belakang dengan olahraga," pesan Wawan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
