Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Shutterstock
Dream - Kolesterol tidak boleh dianggap sepele. Tingginya tingkat kolesterol dapat memicu terjadinya penyakit jantung, stroke hingga kematian.
Menurut laman Klikdokter.com, kolesterol merupakan senyawa yang ditemukan dalam darah manusia untuk pembentukan sel-sel baru yang menunjang fungsi tubuh.
Jika kadar kolesterol berlebihan atau hiperkolesterolemia maka peluang terjadinya penyakit jantung, kelainan pembuluh darah, serta penyakit kronis berbahaya lainnya akan meningkat.
Nantinya, akan terjadinya penumpukan lapisan lemak di sepanjang pembuluh darah dan akan terus terakumulasi. Jika sudah menumpuk akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan memperberat kinerja jantung.
Jadi, Sahabat Dream perlu mengenali beberapa gejala kolesterol tinggi dan melakukan penanganan yang baik agar tidak semakin parah.
Berikut tanda dan gejala yang muncul akibat kolesterol tinggi yang Dream kutip dari Klikdokter.

Lesi kuning pada kulit yang menyerupai gumpalan plak kerap disebut xanthoma atau xanthelasma. Kondisi ini dapat dijadikan tanda untuk mengindikasikan masalah kolesterol secara genetik.
Kolesterol tinggi kemungkinan menyebabkan gejala nyeri di area sekitar dada. Nyeri dada ini terkadang bersifat tumpul atau menjalar hingga ke belakang bahu. Terkadang ada perasaan kebas hingga lengan bawah.

Tak hanya itu, beberapa gejala dada menunjukan perasaan berdebar-debar lebih cepat dan keras. Hal ini menandakan bahwa jantung Sahabat Dream telah memaksakan diri untuk terus memompa darah di tengah penumpukan kolesterol yang terjadi.
Kaku otot leher hingga nyeri kepala dapat terjadi karena kasus kolesterol tinggi. Otot leher terasa tegang berlebih dan mudah mengantuk juga bisa saja terjadi.

Hal ini dikarenakan sumbatan pembuluh darah yang mengurangi elastisitas arteri. Jadi, pembuluh darah lebih kaku.
Hal ini nantinya memicu peradangan pada sel-sel, sehingga otak tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup.
Impotensi atau disfungsi ereksi pada pria bisa menjadi pertanda danya kolesterol tinggi. Hal ini terjadi karena arteri tersumbat oleh plak kolesterol yang membuat penis tidak dapat pasokan darah dan oksigen yang memadai. Ereksi pun tidak bisa terjadi.
Jika Sahabat Dream mengalami tanda atau gejala yang berkaitan dengan kolesterol tinggi, segera ubah gaya hidup menjadi lebih sehat lagi dan periksakan diri ke dokter untuk penanganan secara profesional.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran