Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minum Air. (Source: Shutterstock)
Dream - Suhu udara mengalami perubahan drastis beberapa waktu terakhir. Terkadang, udara terasa sangat panas dan tiba-tiba berubah menjadi dingin.
Perubahan suhu yang signifikan bisa membuat tubuhmu kekurangan cairan. Terutama, jika kamu beraktivitas saat cuaca terasa cukup panas.
Kekurangan cairan tubuh merupakan kondisi yang tidak bisa disepelekan. Kamu harus selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk bisa mempertahankan kondisi metabolisme serta daya tahan. Sehingga, tubuhmu tidak akan mudah terserang penyakit dan tetap berenergi selama beraktivitas.
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh pun tidak sulit. Kamu hanya perlu minum air cukup serta mengonsumsi makanan yang kaya akan cairan, seperti timun dan semangka. Selain itu, kamu juga perlu peka akan sinyal tubuh ketika sedang mengalami dehidrasi. Berikut beberapa sinyal tubuh yang dehidrasi dikutip dari unggahan Dokter Kulit, Arthur Simon.

Foto: Shutterstock
Siapa sangka keinginan mengonsumsi makanan manis bisa jadi pertanda tubuh sedang dehidrasi. Ternyata ketika dehidrasi, liver akan lebih sulit mengubah simpanan gula dalam tubuh menjadi gula siap pakai.
" Jadi, kadar gula/glukosa di darah kamu juga jadi berkurang dan kamu jadi pengen yang manis-manis," jelas Arthur. Maka dari itu, cobalah minum air yang cukup ketika ingin mengonsumsi makanan manis.
Selain merasa lebih kenyang dan terhidrasi, kamu juga bisa mencegah kenaikan berat badan akibat mengonsumsi makanan manis.

Foto: Shutterstock
Mata kering tidak hanya disebabkan oleh durasi melihat ponsel, TV, atau monitor saja. Kamu juga bisa mengalami mata kering akibat kekurangan cairan tubuh.
Pasalnya ketika dehidrasi, produksi air mata pun berkurang. Akibatnya, matamu akan lebih kering, perih, dan mudah iritasi.

Foto: Shutterstock
Ketika kekurangan cairan, air liur pada mulut pun akan berkurang. Kondisi ini akan menyebabkan bakteri yang bersarang pada mulut. Sehingga, mulutmu bisa memunculkan bau yang kurang sedap.
Terutama, jika kamu jarang menjaga kebersihan gigi dan mulut atau mengonsumsi makanan maupun minuman tertentu. Jadi selain menjaga kebersihan dan kesehatan area mulut, pastikan juga kamu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya