Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kanker bukan hanya menyerang prostat, tapi bisa juga terjadi pada organ intim pria. Sifatnya jauh lebih ganas dan bahkan lebih cepat berujung pada kematian.
Penyakit ini rupanya berkaitan erat dengan infeksi Human Papiloma Virus (HPV) layaknya kanker serviks pada wanita. Gejala awalnya yaitu muncul ruam di area alat vital pria.
Berbeda dengan kanker prostat, kanker penis harus langsung diobati karena lebih agresif. Deteksi dini merupakan satu-satunya harapan agar dapat mempertahankan genital pria. Lebih buruknya lagi, kanker penis dapat menyerang kelenjar getah bening.
"Kelenjar getah bening merupakan titik pengedaran sel kanker. Dia bagaikan kereta api, kalau kanker masuk, sel akan cepat menyebar," kata Poh Beow Kiong, pakar Urologi Parkway Hospitals Singapore, di Jakarta, Kamis 31 Desember 2019.
Gejala yang perlu diperhatikan adalah munculnya benjolan, ruam atau lecet yang tak kunjung sembuh serta pendarahan pada penis. Kebiasaan merokok, seks bebas, dan infeksi HIV, dapat memperbesar risiko kanker penis.
Poh menegaskan, amputasi penis menjadi jalan satu-satunya ketika kanker sudah sangat akut. Dokter akan menilai apakah pengangkatan penis dilakukan sepenuhnya atau hanya sebagian (parsial).
"Jika hanya sebagian masih bisa ereksi namun hubungan seks akan sulit karena tidak bisa penetrasi. Yang penting pasien masih bisa buang air kecil sambil berdiri," ujarnya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?