Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Source: Shutterstock.com
Dream - Essential oil diklaim memiliki banyak manfaat seperti menenangkan dan mengontrol suasana hati serta membuat ruangan menjadi lebih wangi. Namun tak banyak yang mengetahui jika minyak ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
"Banyak hasil penelitian yang positif tentang essential oil. Misalnya, pada anak yang ADHD, ternyata setelah dihirupkan essential oil menjadi lebih tenang dan fokus," ujar Reinita Arlin, Medical Doctor pada peluncuran Trulife Essential Oil by Tupperware, Selasa kemarin.
Khasiat essential oil lainnya adalah bermanfaat untuk mengatasi mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Essential oil beraroma lavender diklaim bisa mengatasi masalah ini.
"Tea tree oil juga ternyata punya efek antimikroba dan antifungus".
Meski bermanfaat bagi kesehatan, bukan berarti essential oil dapat digunakan untuk pengobatan. Cairan yang berasal dari ekstrak tanaman ini juga belum tentu cocok untuk semua orang.
Apalagi, untuk ibu hamil, bayi serta orang yang berusia lanjut. "Pada bayi, ibu amil dan orangtua di atas 50 tahun, ada dosis yang harus disesuaikan," katanya.
Essential oil disarankan untuk dipakai pada bayi usia 3-6 bulan ke atas. Sebaiknya, lakukan pengecekan sensitivitas serta reaksi alergi dengan memakaikan sedikit essential oil di belakang lengan.
Jika tidak mengalami kemerahan atau infeksi setelah satu hari, kamu bisa memakainya. Namun jika mengalami peradangan, cuci tangan terlebih dulu menggunakan sabun.
"Besoknya liat lagi, apa masih merah. Kalau iya, konsultasi ke dokter untuk pemberian krim untuk mengatasi sensitivitas atau pakai moisturizer. Kalau sudah pulih, coba lagi pakai dosis lebih rendah dan campurkan dengan carrier oil yang lebih banyak," jelasnya.
Pada ibu hamil sendiri, disarankan untuk menghindari essential oil yang dapat memicu stres atau meningkatkan hormon kortisol karena bisa berbahaya bagi janin.
"Seperti lemongrass, beberapa ibu hamil sensitif terhadap aroma itu. Mungkin, lebih baik pakai essential oil lavender yang bisa menenangkan".
Terlepas dari semua itu, kamu bisa menghirup essential oil peppermint untuk meredakan gejala batuk dan pilek. Beberapa jenis essential oil seperti peppermint dapat menjadi preventive medicine.(sah)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?