6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi Senam Bayi
Dream - Fisik bayi usia tiga bulan ke atas sebenarnya sudah bisa dilatih agar lebih kuat dan fit. Saat mereka membuat gerakan seperti berbalik, meraih objek yang ada di dekatnya mata, menendang-nendang sebenarnya sangat berpengaruh pada kekuatan fisiknya kelak.
Meena Chintapalli, dokter anak yang juga ahli tumbuh kembang asal San Antonio, Amerika Serikat, mengungkapkan jika ada tiga cara yang bisa dilakukan pada bayi usia tiga bulan ke atas untuk melatih fisiknya.
1. Tummy Time
Bayi yang belum bisa tengkurap menghabiskan sebagian besar waktunya dengan telentang. Untuk itu, cobalah lakukan tummy time, yaitu menengkurapkan bayi dan menyanggah dadanya dengan kain yang tak terlalu tebal. Tummy time ini sangat baik untuk melatih kekuatan leher, tangan, bahu dan perutnya.
" Pastikan untuk anak yang baru tiga bulan selalu dalam pengawasan. Lakukan 20 menit setiap harinya, bisa dibagi dalam 5 sesi, tiap sesi selama 4 menit," ujar Chintapalli.
2. Sit Up
Menarik si kecil ke posisi duduk juga sangat baik untuk kekuatan bahu, tangan dan punggung. Meskipun tak sampai dalam posisi duduk dengan menariknya seperti posisi sit up, otot perut bayi akan terlatih, Cara ini juga penting untuk melatih fleksibilitas tubuhnya. Latihan ini bisa dilakukan mulai usia 6 minggu, tapi jika kepala bayi dianggap belum cukup kuat, bisa dibantu dengan menaruh tangan Anda di belakang kepalanya.
3. Bersepeda
Letakkan tubuhnya di alas yang nyaman dan datar, lalu gerakkan kaki bayi seperti mengayuh sepeda. Cara ini bisa membantu bayi mengeluarkan gas di sistem pencernaannya dan meningkatkan fleksibilitas kakinya.
" Lakukan sambil bernyanyi atau membuat ekspresi wajah yang lucu agar si kecil tidak rewel. Ulangi sebanyak tiga hingga lima kali, istirahat, lalu ulangi," kata Chintapalli.
(Sah/Sumber: Parents)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
