63 Tenaga Medis di Jayapura Positif Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 2 Juli 2020 16:30
63 Tenaga Medis di Jayapura Positif Covid-19
Warga yang berobat diminta jujur supaya tenaga medis tidak tertular Covid-19.

Dream - Total 63 tenaga medis di Kota Jayapura, Papua, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Rinciannya, 45 orang berdinas di RSUD Dok Dua dan 23 orang dari RSUD Abepura.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule, mengatakan, sebagian dari jumlah tersebut sudah dinyatakan sembuh. Dia meminta masyarakat jujur akan kondisi kesehatannya agar penularan Covid-19 di lingkungan tenaga medis dapat ditekan.

" Karena bila tidak jujur akan menyebabkan makin banyak tenaga medis yang terpapar," ujar Silwanus, dikutip dari Merdeka.

Dokter yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Papua itu mengungkapkan jumlah pasien positif Covid-19 pada Selasa sebanyak 1.823 orang. Angka tersebut naik 104 kasus dibandingkan pada Senin.

Dari angka tersebut, 926 kasus atau 51 persen masih dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan. Sedangkan 879 kasus atau 48 persen dinyatakan sudah sembuh.

Sementara, para pasien yang dinyatakan positif Covid-19 bermukim di 15 kabupaten dan kota dari 17 wilayah yang sebelumnya terpapar, demikian laporan Antara.

" Dua kabupaten yang saat ini masuk zona hijau yakni Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Supiori," kata Silwanus.

Sumber:

1 dari 4 halaman

Klaster Baru Kabupaten Bekasi, 19 Buruh Pabrik Positif Covid-19

Dream - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, menyatakan 19 buruh pabrik positif terinfeksi Covid-19. Lokasi pabrik terletak di kawasan Cikarang.

" Ada 19 orang sampai saat ini (yang positif Covid-19 di salah satu perusahaan di Cikarang)," ujar Alamsyah, dikutip dari Merdeka.

Alamsyah mengatakan para karyawan tersebut sebagian dirawat di rumah sakit. Sementara sebagian lainnya menjalani isolasi mandiri.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan pelacakan karyawan lain yang pernah kontak dengan 19 buruh tersebut secara langsung. Hasil positif didapat dari swab test

" Semua karyawannya sudah di-swab test," kata dia.

 

2 dari 4 halaman

Beredar Dugaan Menyebut Inisial Perusahaan

Alamsyah tidak menyebut nama perusahaan itu. Dia hanya menyinggung soal lokasi pabrik yang berada di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Beredar dugaan menyebut inisial perusahaan tersebut adalah PT U. perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan bahan kebutuhan sehari-hari.

" Ini merupakan kasus baru," kata Alamsyah.

Pabrik tersebut untuk sementara ditutup usai karyawannya dinyatakan positif. Penutupan berlangsung untuk jangka waktu yang belum dapat dipastikan.

Dengan 19 baru baru ini, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi menyatakan pabrik tempat para buruh bekerja tersebut ditetapkan sebagai klaster baru penularan virus corona. Dengan demikian, kasus positif di Kabupaten Bekasi saat ini sebanyak 268 pasien dengan 218 pasien sembuh, 20 meninggal, 18 dirawat di rumah sakit dan 12 lainnya menjalani isolasi mandiri.

Sumber: Merdeka/Adi Nugroho

3 dari 4 halaman

Penumpang Meninggal Mendadak di Pesawat, 14 Kru Garuda Dikarantina

Dream - Sebanyak 14 kru Maskapai Garuda Indonesia dikarantina di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang setelah satu Warga Negara Asing (WNA) meninggal dunia secara mendadak dalam penerbangan.

Pesawat tersebut terbang ke India. Namun di tengah perjalanan, seorang penumpang meninggal secara mendadak. Akhirnya pesawat milik Maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, untuk pertukaran kru pesawat.

Ketua Umum Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, semua pramugari maskapai Garuda Indonesia dikarantina di RSKI Galang.

" Singgah di sini (Batam) jadi ada satu penumpangnya meninggal dites dia tidak positif tapi semua pramugari dan pilotnya diturunkan, diganti pilot dan pramugari baru 14 orang dikirim ke RSKI Galang," kata Rudi, dikutip dari , Rabu 1 Juli 2020.

Menurut Rudi, sesuai protokol kesehatan, setelah bepergian ke luar negeri kru pesawat harus menjalani karantina dan tes swab. Kemudian setelah mengikuti swab dan hasilnya negatif kru baru diperbolehkan pulang.

" Hari ini sudah diswab semuanya negatif, karena satu meninggal dan gabung sama penumpang maka dia tidak boleh jalan lagi. Jadi hari ini sudah dua hari tinggal di RSKI Galang," kata Rudi di Panggung Engku Putri.

4 dari 4 halaman

Penjelasan Dinkes Kota Batam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam yang juga anggota Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi, mengatakan, 14 kru Garuda Indonesia yang terdiri dari pilot dan pramugari tidak harus menjalani karantina selama 14 hari jika tes swab berulangnya negatif.

" Mereka boleh pulang kalau berapa kali tes negatif, " Kata Didi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu siang.

Didi mengaku mendapat kabar dari Pangkalan TNI AU Bandara Hang Nadim Batam, pukul 02.00 WIB, Senin 29 Juni 2020, bahwa ada pesawat carter Garuda dengan kapasitas 100 orang dengan rute Medan-Fiji-India mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam karena ada penumpang WNA meninggal dunia dalam pesawat.

Setelah mendarat, kemudian tim mengevakuasi dan melakukan tes terhadap WNA yang meninggal dunia dan 14 kru pesawat.

" Yang WNA hasil swabnya negatif, untuk kru pesawat ditukar untuk melanjutkan perjalanan," ucap Didi.

Beri Komentar