Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Madrasah Aliyah Negeri 4 Jakarta baru saja kedatangan tamu asing pada Selasa kemarin. Tamu itu adalah para guru Amerika Serikat peserta program Teachers for Global Classrooms (TGC).
Rombongan guru itu tiba di MAN 4 Jakarta yang berlokasi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan itu disambut dengan kesenian rebana mengiringi lantunan Sholawat Nabi. Ternyata, kesenian itu membuat rombongan guru asing itu kepincut.
Salah satu pesrta TGC, Douglas, mengaku sangat senang mendapat sambutan kesenian rebana dari para siswa itu. Meski baru pertama kali, dia sangat tertarik dengan kesenian tersebut.
" Sangat menyenangkan mendengarkannya. Keserasian irama nyanyian dan tabuhan, benar-benar memukau," kata Douglas, dikutip dari kemenag.go.id.
Wakil Kepala Bagian Humas MAN 4 Jakarta, Yulis, mengatakan sengaja menjamu rombongan TGC dengan rebana. Tujuannya untuk mengenalkan kesenian tersebut kepada negara lain.
" Kami sengaja menampilkan hadroh (rebana) agar dapat mengenalkan salah satu seni budaya yang ada di Indonesia kepada negara lain. Hadroh juga menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang ada di madrasah kami," kata Yulis.
TGC merupakan program AS di sektor pendidikan. Melalui program ini, para guru diberi kesempatan terlibat dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan formal negara lain dalam beberapa pekan.
Indonesia dipilih sebagai salah satu negara tujuan program ini. Tahun ini merupakan kali kedua TGC dilaksanakan di Indonesia setelah sebelumnya pada 2012 lalu.
Kepala MAN 4 Jakarta, Ismail, mengaku sangat apresiatif mendapat kunjungan daro rombongan TGC. Dia pun sangat senang madrasahnya terpilih sebagai salah satu lembaga pendidikan tempat para guru itu magang.
" Pastinya banyak ilmu yang akan diperoleh anak didik kami dan juga dapat memberikan motivasi lebih kepada anak-anak untuk mempelajari berbagai hal dari negara luar, seperti bahasa, budaya dan juga kebiasaannya," kata Ismail. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya