Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Dream - Bulan suci Ramadan tak hanya membawaperubahan besar bagi seorang muslim. Seorang non-muslim yang tentunya tak berpuasa bisa ikut merasakan keajaiban bulan ini.
Adalah seorang ekspatriat asal Filipina di Dubai yang merasa takjub dengan bulan Ramadan. Pengalaman baru ini dirasakan setelah melihat kebersamaan orang-orang Muslim menjalankan ibadah puasa.
Bagi Angelito Macalino, bulan Ramadan telah menghilangkan stereotip tentang orang-orang Muslim. Pria yang telah menetap di Dubai selama 10 tahun ini mengatakan rasa kebersamaan tanpa memandang latar belakang agama telah membuka matanya selama ini.
Macalino sering melihat orang-orang Muslim bekerja, berpuasa dan kemudian berkumpul pada sore hari untuk berbuka puasa.
" Sebagai non-Muslim, saya melihat sebuah pemandangan indah tentang bulan ini ketika orang-orang seperti saya juga ikut diundang untuk berbuka bersama dengan rekan Muslim," katanya seperti dikutip laman gulfnews.
Karena itu Macalino berkesimpulan bahwa bulan Ramadan adalah bulan saling berbagi, saling memberi, mencari ampunan dan bulan perenungan.
" Saya tidak berpuasa selama Ramadan, tapi saya kenal dengan konsep puasa atau memberi sedekah bagi sesama."
Macalino mengatakan melihat orang-orang Muslim berpuasa selama Ramadan telah mengubah persepsinya tentang Islam.
" Anda mendengar banyak stereotip negatif di berita-berita. Tapi ketika melihat bagaimana Ramadan itu, Anda akan menyaksikan kesabaran, toleransi dan penghormatan."
Meski non-Muslim, Macalino tetap menghormati rekan-rekannya yang berpuasa di bawah cuaca yang sangat panas dan tidak nyaman.
" Selama bertahun-tahun, saya telah mulai berpartisipasi juga. Jika saya melihat orang-orang menyumbangkan uang atau memberikan makanan kepada yang membutuhkan, saya terinspirasi untuk melakukannya juga."
" Saya bekerja di sebuah perusahaan multinasional, dan sebagai bagian dari tradisi perusahaan, semua karyawan berkumpul dan berbuka puasa bersama hingga malam menjelang Idul Fitri.
Macalino suka suasana Ramadan di Dubai yang begitu inklusif. Dia merasa bagian dari komunitas Muslim di kota metropolis itu.
(Ism, sumber: gulfnews)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
