Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Sujud merupakan salah satu rukun sholat yang tidak bisa ditinggalkan. Gerakan ini dilakukan dengan cara menempelkan bagian tubuh tertentu ke lantai.
Sujud dikatakan sah apabila bagian tubuh tertentu benar-benar menempel. Jika mengawang, maka sujud tidak sah dan sholat menjadi batal.
Ketentuan ini seperti tercantum dalam hadis riwayat Abu Daud dari Al Bara' bin Azib.
" Sesungguhnya Nabi SAW bersabda, 'Ketika kamu sujud, maka letakkanlah kedua tanganmu dan angkatlah kedua sikumu'."
Lantas, anggota tubuh mana saja yang harus menempel di lantai?
Dikutip dari bincangsyariah.com, anggota tubuh yang wajib menempel di lantai ketika sujud adalah dahi, dua telapak tangan, dua lutut dan ujung jari-jari kaki.
Hal ini diatur dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas RA.
" Aku diperintahkan untuk bersujud dengan bertumpu pada tujuh anggota badan, dari dan beliau (Rasulullah Muhammad SAW) berisyarat dengan menyentuhkan tangan ke hidung beliau, dua telapak tangan, dua lutut, dan ujung-ujung dua kaki."
Syeikh An Nawawi Al Bantani dalam kitab Kasyifatus Saja menjelaskan maksud dari perintah menempelkan anggota tubuh tersebut ke lantai ketika sujud. Saat sujud, dahi harus terbuka dan tidak boleh terhalangi benda apapun baik peci, rambut, atau lainnya.
Dahi yang dimaksud adalah bagian wajah yang terletak di antara dua pelipis dan di antara tumbuhnya rambut kepala hingga alis mata.
Sehingga mata, hidung maupun mulut tidak wajib dilekatkan ke lantai. Namun demikian, ada sebagian ulama yang menetapkan menempelkan hidung ke lantai adalah sunah.
Kemudian, telapak tangan disunahkan menempel ke lantai ketika sujud tanpa dihalangi sarung tangan dan sebagainya. Bisa ditempelkan sebagian dari telapak tangan, namun lebih baik jika seluruhnya.
Hal ini juga berlaku pada menempelkan ujung jari kaki. Sangat dianjurkan untuk menempelkan seluruhnya.
Sedangkan terkait lutut, disunahkan meletakkan kedua bagian tubuh ini lebih ketika sujud. Gerakan kemudian diteruskan dengan meletakkan telapak tangan lalu dahi.