Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia
Dream - Satu lagi perusahaan sektor keuangan syariah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Asuransi Jiwa Syariah Mitra Abadi Tbk kini resmi tercatat di papan perdagangan bursa dengan kode ticker JMAS terhitung mulai hari ini, Senin, 18 Desember 2017.
Sebelumnya, BEI baru mencatat satu perusahaan keuangan syariah yang melantai di pasar modal Indonesia. PT Bank Panin Syariah Tbk resmi menjadi emiten BEI pada 15 Januari 2014. dengan kode PNBS.
Pada perdagangan perdananya, JMAS melepas harga saham IPO Rp140 per saham mencatat kenaikan harga signifikan hingga 70 persen menjadi Rp238 per saham. Frekuensi perdagangan saham JAMS mencapai 18 kali dengan volume 630 lot.
JMAS merupakan bisnis asuransi syariah yang dimiliki oleh Kospin Jasa. Perusahaan ini melepas saham perdana sebanyak 400 juta lembar saham atau 40 persen dari model ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana.
Nilai nominal sahamnya sebesar Rp100 per lembar saham dan harga yang ditawarkan sebesar Rp140 per lembar saham. Dari penjualan saham perdana tersebut perusahaan mengantongi dana Rp56 miliar.
JMAS telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada tanggal 11 Desember 2017 dan menawarkan saham pada 13 Desember 2017.
" Ini membanggakan karena satu asuransi syariah pertama syariah yang go public," kata Ketua Umum Kospin Jasa, M. Andy Arslan Djunaid.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya