Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Puasa Ramadan merupakan salah satu momen tepat untuk mengembalikan sistem pencernaan dan kesehatan. Di balik upaya menahan lapar dan haus, sejatinya berpuasa memiliki empat keutamaan utama bagi kesehatan.
Empat keutamaan itu tanpa disadari dapat dijadikan sebagai terapi untuk mendapatkan kehidupan yang jauh lebih sehat. Mengingat sebelas bulan di luar Ramadan, tubuh kerap mendapat perlakuan dengan aktvitas dan asupan makanan yang dapat membahayakan. Berikut empat keutamaan berpuasa bagi kesehatan seperti dikutip laman Al Arabiya, Kamis 10 Juli 2014.
(Ism)
© Dream
Dream - Saat kondisi perut kosong, umat Islam akan dilatih untuk menjadi lebih sabar dan bermurah hati dengan berbagi kepada sesama. Menyambung tali silaturahmi dengan kerabat, menyalurkan zakat, memberi sodaqoh bukan hanya menyucikan hati, harta dan pikiran namun juga memberi kebahagiaan bagi sesama.
Semangat spiritual yang tertanam saat berpuasa menjadikan hati terasa lebih damai, tenang dan ada kepuasan tersendiri di dalam diri setelah berbagi. Doa-doa yang dipanjatkan di malam hari saat salat tarawih memiliki efek bagi bagi fisik dan mental umat muslim. (Ism)
© Dream
Dream - Sebuah studi yang dilakukan di Annals of Nutrition Metabolism pada tahun 1997 menunjukkan, puasa mampu menurunkan kadar kolesterol buruk " LDL" sebesar 8 persen dan trigliserida sebesar 30 persen. Juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik " HDL" hingga mencapai 14,3 persen.
Kabar baik ini menunjukkan, dengan membiarkan tubuh dalam kondisi lapar selama seharian ternyata mampu melindungi kualitas jantung. Alhasil, jauh dari keluham penyakit jantung.
Temuan itu terbukti dari pola makan dan olahraga sehari-hari selama sebulan berpuasa. Saat berpuasa, seseorang memiliki siklus waktu makan yang teratur dan kerap memilih mengkonsumsi makanan sehat yang jauh dari paparan racun.
Studi lain menemukan saat Ramadan, konsumsi makanan cepat saji dan daging berlemak relatif menurun. Sedangkan di sisi lain konsumsi lemak jenuh dan pilihan makanan sehat seperti kacang-kacangan dan makanan rumahan cenderung meningkat. (Ism)
© Dream
Dream - Segala bentuk kecanduan memliki pengaruh yang tidak baik kesehatan tubuh. Ramadan dapat menjadi momen yang tepat untuk terbebas dari kecanduan terhadap suatu hal, misalnya nikotin dan kafein.
Selama kurang lebih 13 jam tubuh diharuskan menahan diri dari berbagai benda atau hal yang memberikan pengaruh candu bagi tubuh. Kebiasaan menahan diri dapat berlanjut setelah Ramadan dan bukan tidak mungkin nantinya anda akan terbebas dari kecanduan tersebut. (Ism)
© Dream
Dream - Berpuasa merupakan salah satu program diet terbaik bagi tubuh. Kombinasi zat gizi berupa protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin relatif berimbang saat berbuka dan makan sahur mampu mengendalikan berat badan.
Hal ini berbanding terbalik dengan kebiasaan di luar Ramadan yang umumnya hanya didominasi oleh salah satu zat gizi saja. Sehingga beresiko menambah berat badan.
Lemak yang masuk dalam tubuh kerap diproses menjadi tenaga yang dapat digunakan untuk beraktivitas di siang hari. Kebiasaan makan dalam porsi yang sedikit namun teratur akan berpengaruh pada berat badan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya