5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Shutterstock)
Dream - Together alone. Istilah ini mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat Indonesia.
Sebutan tersebut adalah gambaran situasi di mana sejumlah orang berkumpul, namun mereka mempunyai kegiatan sendiri-sendiri.
Sudah ada gambaran bukan? Mungkin peristiwa ini tidak asing lagi bagi kalian. Peristiwa di saat
orang-orang yang sedang kumpul tetapi sibuk dengan gawai atau gadget masing-masing.
Kondisi itu tentu disayangkan karena momen kebersamaan dalam pertemanan ataupun keluarga jarang terjadi. Selain itu pertemuan keluarga memiliki banyak manfaat.

Berikut beberapa manfaat baik dari acara kumpul, terutama kumpul keluarga, yang mungkin bisa jadi pertimbangan bagi kita untuk jauhkan gawai sejenak.
1. Dengan membaur dan mengobrol satu sama lain dalam keluarga membuat hubungan antarindividu lebih akrab dan harmonis. Kebersamaan keluarga ini juga berpengaruh untuk tumbuh kembang anak.
2. Menurut seorang psikolog anak, kebersamaan dapat menimbulkan perasaan aman dan nyaman. Selain itu, menurut penelitian ilmiah, keterlibatan sosial dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, baik bagi anak maupun dewasa yang lebih tua.
3. Selain meningkatkan sistem imun tubuh, berkumpul bersama keluarga juga mendorong kecerdasan yang lebih baik sekaligus bisa menanamkan nilai pada anak kita sejak kecil.
4. Kegiatan bersosialisai juga memberikan dampak baik untuk otak. Setiap aktivitas sosial yang
melibatkan otak dan membuatnya tetap aktif itu baik untuk kesehatanmu.
Studi menunjukkan, orang yang kerap menjalin interaksi dengan orang lain, memiliki kinerja lebih baik.
Sosialisasi memang penting, namun sosialisasi dengan interaksi dan kontak langsung dengan orang di depan mata jauh lebih penting. Sudah waktunya Sahabat Dream memanfaatkan setiap waktu berkumpul dengan keluarga secara maksimal.
Di sela-sela bersantai bersama keluarga itu, ada baiknya kamu juga menyiapkan panganan dan minuman yang menambah suasana semakin meriah.
Salah satu minuman yang bisa dicoba disajikan yaitu, Larutan Penyegar Cap Badak. Produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan dan masalah tenggorokan.
Jadi, jangan ragu untuk menyajikan Larutan Penyegar Cap Badak.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?