Cegah Agen Nakal, Pemberangkatan Umrah Diawasi di Bandara

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 14 Desember 2015 10:47
Cegah Agen Nakal, Pemberangkatan Umrah Diawasi di Bandara
Banyak biro perjalanan umrah 'nakal' yang menelantarkan para jemaah umrah hingga terlunta-lunta di Tanah Suci.

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) belum memberikan keputusan mutlak terkait wewenang pelaksanaan ibadah umrah. Kemenag sendiri berencana mengambil alih wewenang tersebut setelah sebelumnya berada di tangan pihak biro perjalanan.

Hal ini lantaran terjadinya banyak kasus penelantaran jemaah umrah yang dilakukan oleh biro perjalanan. Akibatnya, sejumlah jemaah terlunta-lunta di Tanah Suci dan hampir tidak bisa pulang ke Tanah Air.

Sebelum ada keputusan pengambilalihan wewenang tersebut, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Muhajirin Yanis mengatakan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap keberangkatan umrah. Pengawasan tersebut akan dijalankan saat jemaah berada di bandara, tiba di Tanah Suci, hingga pulang ke Tanah Air.

" Kementerian Agama yang digawangi Subdit Pembinaan Umrah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah akan melakukan pengawasan rutin di setiap bandara pemberangkatan. Ini untuk memastikan bahwa jemaah umrah diberangkatkan oleh biro pejalanan yang berizin," ujar Yanis, Senin, 14 Desember 2015.

Yanis mengatakan banyaknya pemberitaan terkait jemaah umrah dapat menjadi pembelajaran bagi Panitia Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU) untuk taat aturan. Hingga saat ini, kata dia, masih banyak biro perjalanan yang tidak berizin masih berani beroperasi.

" Bagi masyarakat juga diimbau agar mendaftar umrah kepada penyelenggara yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama," kata Yanis.

Dia pun juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan kepada polisi mengenai biro perjalanan yang menyelenggarakan umrah atau menyelenggarakan investasi haji dan umrah ilegal.

" Kalau tidak dilaporkan, bagaimana polisi akan menindaklanjutinya. Jadi laporlah, jangan takut. Polisi itu penegak hukum, mitra dan sahabat masyarakat," imbau Yanis.

Beri Komentar