Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Menyambut Datangnya Vaksin (Kemenag)
Dream - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakar agar tidak takut mengikuti vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin buatan Sinovac. Imbauan itu disampaikan mengingat vaksin CoronaVac sudah dinyatakan kehalalan dan kesuciannya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Vaksinasi, kata Yaqut, merupakan salah satu cara untuk mencegah bahaya yang lebih besar. Hal ini juga merupakan bagian dari ajaran seluruh agama untuk saling melindungi.
" Kepada segenap rakyat Indonesia untuk saling melindungi karena semua agama mengajarkan itu," ujar Yaqut.
Yaqut menjelaskan berdasarkan fatwa MUI, vaksin Sinovac sudah dinyatakan tidak mengandung maupun tercemar hewan babi. Juga tidak memanfaatkan bahan yang dibuat dari bagian tubuh manusia, serta tidak najis.
" Vaksin ini sudah ada fatwa halal dan suci," ucap dia.
Sebanyak 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 12 Januari 2021. Vaksin mendarat di bandara sekitar pukul 12.10 WIB dibawa oleh pesawat Garuda Indonesia.
Yaqut bersama Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menyambut kedatangan vaksin tahap ketiga tersebut di Bandara Soekarno-Hatta.
" Saya minta kepada seluruh umat beragama agar jangan ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 dan khususnya umat Islam," kata Yaqut.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Vaksinasi Covid-19 di Indonesia rencananya akan mulai dijalankan besok, Rabu, 13 Januari 2021. Pada tahap pertama, vaksin akan diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan ditandai dengan penyintukan kepada Presiden Joko Widodo..
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan penyuntikan vaksin CoronaVac produk Sinovac kepada Presiden sekaligus menjadi pembuka dimulai program vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.
" Tahap yang pertama akan kita berikan kepada 1,48 juta nakes (tenaga kesehatan) di seluruh Indonesia," ujar Budi saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI disiarkan live di channel YouTube TV Parlemen.
Budi berharap vaksinasi berlangsung lancar mulai besok. Ditargetkan vaksinasi kepada tenaga kesehatan selesai pada Februari.
" Diharapkan ini bisa mulai besok minggu ini, kemudian rolling mudah-mudahan di akhir Februari ini bisa selesai," kata Budi.
Untuk tahap kedua, Budi mengatakan penerima dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yaitu petugas publik yang setiap hari bertemu banyak orang dengan jumlah mencapai 17,4 juta orang.
Kelompok kedua yaitu warga lanjut usia demi alasan kemanusiaan dengan target 21,5 juta jiwa. Tetapi untuk vaksinasi ini, kata Budi, menunggu datangnya vaksin Pfizer atau Astra Zeneca karena CoronaVac yang merupakan produk Sinovac belum diujikan ke Lansia.
" Kita harapkan kalau vaksin Pfizer, AstraZeneca datang di bulan April, itu adalah vaksin yang memang sudah uji klinisnya digunakan untuk di atas 60 tahun, jadi kita akan mulai untuk petugas publik dan Lansia itu sekitar bulan Maret, April," kata Budi.
Sedangkan tahapan selanjutnya dilaksanakan pada April 2021 hingga Maret 2022. Di tahap ini, vaksinasi menyasar masyarakat di daerah berisiko tinggi dengan target mencapai 63,9 juta.
Selain itu juga untuk masyarakat dengan skema pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin. Menurut Budi, jika tahap nakes dan lansia selesai maka vaksinasi massal bisa dilakukan akhir April.
" Kalau misalnya selesai diharapkan akhir April atau awal Mei kita bisa melakukan untuk seluruh masyarakat," ucap Budi.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya