Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jabal Rahmah, Arab Saudi
Dream - Jabal Rahmah dikenal sebagai salah satu tempat ziarah favorit para jemaah haji dan umrah ketika bertandang ke Tanah Suci.
Tak heran memang, karena tempat yang satu ini menyimpan segudang kisah dan sejarah peradaban Islam sejak zaman para Nabi.
Salah satu kisah yang sangat melekat dengan Jabal Rahmah adalah seputar pertemuan kembali Nabi Adam dan Hawa.
Ya, menurut riwayat Jabal Rahmah merupakan tempat bertemunya kembali nenek moyang manusia, Nabi Adam AS dan Hawa setelah diturunkan dari surga dan dipisahkan Allah selama dua ratus tahun. Untuk mengenang peristiwa itu kemudian pemerintah Arab Saudi membangun sebuah tugu putih di atas Jabal Rahmah yang bisa dilihat hingga kini.
Pertemuan Adam dan Hawa itu pula yang mengilhami penamaan bukit tersebut dengan nama Jabal Rahmah, yang berarti 'Bukit Kasih Sayang'.
Namun selain pertemuan Adam dan Hawa, Jabal Rahmah juga menjadi saksi peristiwa penting lainnya dalam sejarah peradaban Islam.
Jabal Rahmah menjadi tempat turunnya wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad SAW tatkala melakukan wukuf.
Wahyu tersebut termuat dalam QS. Al-Maidah (5): 3, yang mengandung arti, " Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Ku sempurnakan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" .
Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa ketika ayat tersebut turun, banyak di antara sahabat Nabi Muhammad SAW menangis. Mereka merasa bahwa Rasulullah tak lama lagi akan dipanggil Allah SWT, yang ternyata terbukti.
(Ism, Sumber: kemenag.go.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya