Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Semut (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam Islam, semut bukanlah hewan sembarangan. Bersama lebah, hewan kecil ini disebut dalam Alquran bahkan diabadikan menjadi nama surat yaitu An Naml yang artinya Semut dan An Nahl bermakna lebah.
Rasulullah Muhammad SAW tegas melarang semut dibunuh dengan cara apapun. Termasuk dengan dibakar sarangnya.
Hal ini menunjukkan begitu istimewanya semut. Padahal, semut jelas jauh lebih dibandingkan manusia.
Larangan ini ternyata ada faedahnya. Secara tidak langsung, manusia bisa belajar banyak dari semut, soal kesabaran, kebersamaan, serta kemandirian.
Semut adalah hewan kecil yang luar biasa. Dia bisa menempuh jarak yang jauh untuk mencari makanan dan membawanya kembali ke rumahnya.
Seberapapun beratnya beban yang dia bawa, semut tetap membawanya sampai ke rumah. Caranya, ya, hanya dengan menjepit benda itu dengan dua rahangnya yang kuat.
Jika makanan yang disimpan dalam keadaan basah. semut akan menjemurnya di depan lubang sarangnya. Begitu sudah kering, makanan itu disimpan kembali di sarangnya.
Dalam kisah para nabi, cerita mengenai sekumpulan semut dan Nabi Sulaiman AS menarik disimak. Suatu hari, Nabi Sulaiman bersama bala tentaranya bergerak melewati sarang semut.
Sebelum mendekat sarang, Nabi Sulaiman mendengar satu semut menyuruh kelompoknya untuk masuk sarang. Sebab jika tidak, mereka terinjak oleh Nabi Sulaiman dan bala tentaranya.
Kisah ini terdapat dalam Surat An Naml ayat 18.
Masih banyak kisah terpuji seputar semut yang bisa kita jadikan pelajaran. Karena itulah, Rasulullah melarang kita membunuh hewan kecil ini.
Lantas, jika rumah kita dipenuhi semut tentu terasa terganggu. Ada cara lain yang mungkin bisa kita agar semut-semut pergi dari rumah kita.
Bagaimana caranya? Simak pada tautan ini.
(Sah)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?
