Rambut Uban (nu.or.id)
Dream - Dewasa ini rambut beruban kerap tak hanya ditemukan pada orang berusia lanjut. Banyak orang yang masih berusia sekitar 40 tahunan, bahkan 30-an, sudah memiliki uban. Rambut mereka terlihat memutih, padahal usianya belum terlalu tua.
Sayyid Abdullah bin Alawi Al Haddad dalam kitabnya Sabilul Iddikar wal I'tibar bima Yamurru bil Insan wa Yanqadhi Lahu minal A'mar menyebutkan orang yang pertama kali memiliki rambut uban adalah Nabi Ibrahim AS. Sayyid Abdullah Al Haddad juga menjelaskan makna di balik tumbuhnya uban.
" Rambut uban itu merupakan pengingat akan dekatnya ajal, tertutupnya jalan cita-cita dan angan-angan. Ia juga menandakan masa 'berangkat' sudah dekat, dan tidak lama lagi akan berpindah. Ada pula yang mengatakan bahwa rambut uban merupakan pertanda tibanya ajal dan penghapus cita-cita. Sebuah pepatah mengatakan 'Alangkah buruknya perbuatan dosa betapa pun kecilnya bila rambut telah mulai beruban'."
Kutipan di atas menjelaskan uban merupakan isyarat tentang dekatnya ajal seiring bertambahnya usia. Meski begitu, tidak berarti orang segera meninggal dunia.
Tetapi, patut diketahui uban merupakan 'nur' atau cahaya bagi seseorang. Hal ini seperti termaktub dalam hadis riwayat Tirmidzi dan Nasai, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,
Berubahnya rambut seorang Muslim merupakan cahaya baginya.
Saat menyadari telah tumbuh uban, seseorang dianjurkan untuk tidak lagi terbuai mimpi duniawi dan mulai menata diri dengan cita-cita ukhrawi. Diharapkan semakin hari menjadi semakin istiqamah dalam beribadah kepada Allah SWT.
Advertisement

Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Punya Anak Bisa Mengubah Banyak Hal dalam Hidup, Ini Perubahan yang Sering Dialami Orang Tua

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik