Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Menghapus kesedihan dan berbaik sangka kepada Allah SWT, adalah jalan utama.
Dream - Patah hati, mungkin ada sebagian dari kita pernah mengalaminya. Hal ini menjadi semacam musibah psikologis yang cukup mempengaruhi kehidupan kita.
Kesukaan pada sesuatu merupakan salah satu kecenderungan pada diri setiap manusia. Suatu saat, kesukaan tersebut menimbulkan kesedihan akibat hasrat manusia akan kebahagiaan harus terputus di tengah jalan atau justru tidak terpenuhi.
Misalkan saja, seorang wanita yang begitu mencintai suaminya harus bersedih lantaran pasangan hidupnya meninggal dunia. Tentu peristiwa tersebut menimbulkan patah hati yang berat.
Meski begitu, patutlah dipahami segala kesedihan pasti ada penyembuhnya. Kita hanya perlu untuk selalu berbaik sangka dan memohon yang terbaik kepada Allah SWT.
Salah satunya dengan membaca doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW ini. Doa ini tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Allahuma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha.
Artinya:
"Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini dan berilah ganti yang lebih baik daripadanya."