Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sakit kepala merupakan keluhan kesehatan yang sering dialami banyak orang. Penyebabnya juga sangat banyak dan bisa jadi lebih dari satu. Misalnya, kurang cairan, cuaca panas, menstruasi atau bisa juga adanya penyakit serius.
Bagi mereka yang sering mengalami migrain dan sakit kepala, pasti sangat menyiksa. Mencari penyebabnya sangat penting untuk mengurangi serangan sakit kepala.
Nah, bukan hanya karena kondisi lingkungan dan penyakit saja yang bisa menyebabkan sakit kepala.
Ada sebab lainnya, yang mungkin belum kamu ketahui. Apa saja?
Kepribadian
Siapa sangka kepribadian tertentu cenderung lebih sering mengalami sakit kepala. Mereka yang memiliki sikap kaku, perfeksionis, dan obsesif bisa mengalami sakit kepala lebih sering.
Kepribadian yang mudah cemas juga akan menyebabkan sakit kepala atau migrain. Hal ini karena tekanan dari dalam diri dan tak bisa melakukan relaksasi. Cobalah untuk melakukan latihan relaksasi seperti tarik napas dan buang napas perlahan.
Dalam satu survei, 46% penderita sakit kepala mengatakan bercinta telah memicu sakit kepala. Biasanya, ini adalah sakit kepala yang tak terlalu berat. Sakit kepala bisa muncul selama foreplay atau tiba-tiba sakit setelah mencapai kepuasan.
Sakit kepala setelah bercinta ini lebih sering dialami pria. Bisa jadi karena lonjakan hormon yang drastis. Untung saja sakit kepala ini tak berbahaya.

Sakit kepala akhir pekan atau " let-down" dapat terjadi ketika Sahabat Dream mengambil istirahat dari rutinitas. Membuat banyak sekali kegiatan untuk bersenang-senang, sampai tubuh sebenarnya kelelalhan. Dampaknya adalah sakit kepala. Bisa juga karena terlalu banyak tidur di akhir pekan dan tak melakukan aktivitas fisik sama sekali. Hal ini juga menyebabkan sakit kepala.

Rumah sedang dicat ulang? Ada baiknya mengungsi ke tempat lain untuk sementara sampai aroma cat hilang. Pasalnya aroma cat yang menyengat memang terbukti memicu sakit kepala, bahkan cukup parah hingga muntah. Bisa juga mencari cat dengan formula VOC (volatile organic compound) yang hampir tidak berbau, agar tak ada aroma yang bikin pusing.
Sumber: Health
Dream - Di antara beberapa rasa sakit yang sangat mengganggu adalah sakit kepala. Banyak yang tidak tahan dengan penyakit yang satu ini.
Selain terasa nyeri dan berdenyut, kepala seolah berputar-putar hingga membuat penderitanya terkadang pingsan.
Yang membuatnya makin tidak nyaman adalah sakit kepala ini bisa datang dan pergi secara tiba-tiba.
Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan sakit kepala seperti stres, kurang tidur, telat makan dan sebagainya.
Namun banyak yang tidak mengetahui bahwa sakit kepala ini juga bisa dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.
Dilansir dari Misskyra.com, berikut ini empat makanan yang bisa menyebabkan sakit kepala.
Cokelat

Ini mungkin mengejutkan, tetapi cokelat memang bisa menyebabkan sakit kepala. Beberapa cokelat mengandung cocoa dalam jumlah rendah.
Namun kandungan bahan kimianya seperti tyramine dan kafein bisa menjadi penyebab sakit kepala. Bahan-bahan ini bahkan bisa menyebabkan orang sakit kepala migrain.
Pemanis buatan dan pengganti gula seperti sakarin, acesulfame, aspartame, neotame, dan sucralose sering ditambahkan ke buah-buahan dan minuman untuk membuatnya lebih manis.

Namun sayangnya, beberapa di antaranya dapat memicu sakit kepala hebat pada manusia.
Es Krim
Makanan penutup favorit ini ternyata bisa menyebabkan sakit kepala mengerikan. Karena mengalami proses pendinginan buatan, suhu es krim dapat mengganggu aliran darah ke otak.

Akibatnya saraf merespons dengan menyebabkan pembuluh darah membengkak yang pada gilirannya menyebabkan sakit kepala.
Banyak yang menikmati kacang sebagai camilan. Namun tidak banyak yang menyadari bahwa kacang mengandung bahan kimia yang disebut tyramine.

Jika mengonsumsi kacang terlalu banyak secara bersamaan, bahan kimia tyramine bisa mengakibatkan sakit kepala migrain. Bahkan mentega kacang yang terbuat dari kacang bisa memiliki efek yang sama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam