Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

4 Gejala Lactose Intolerance yang Paling Sering Dialami

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 5 November 2020 14:13
4 Gejala Lactose Intolerance yang Paling Sering Dialami
Sering alami 4 hal ini? Mungkin kamu mengalami lactose intolerance.

Dream - Alergi makanan dan food intolerance merupakan dua hal yang hampir sama namun memiliki gejala berbeda. Food intolerance terjadi ketika tubuh tidak dapat mencerna sesuatu seperti protein atau enzim.

Biasanya, alergi memiliki gejala yang jelas seperti kulit kemerahan dan gatal. Sedangkan, food intolerance memiliki gejala yang lebih ringan dan tidak disadari.

Salah satu food intolerance yang paling banyak dialami adalah lactose intolerance. Di Amerika sendiri, lactose intolerance dialami oleh 36 persen penduduknya.

Orang yang mengalami lactose intolerance tidak memiliki cukup enzim untuk memecah gula atau laktosa pada susu. Hal yang sama terjadi juga ketika mengonsumsi keju, yogurt dan es krim.

Jika belum pernah mencari tahu seputar lactose intolerance pada tubuhmu, berikut gejalanya yang dilansir dari Eat This.

1 dari 2 halaman

Perut kembung

Perut Kembung


Perut menjadi buncit setelah mengonsumsi dairy products belum tentu disebabkan jumlah makanan atau minuman yang terlalu banyak. Bisa jadi perutmu sedang kembung akibat lactose intolerance.

" Ketika mengalami lactose intolerance, kamu bisa mengalami perut kembung selama 30 menit hingga 2 jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman seperti keju, susu atau es krim," ungkap Amy Gorin, Dietitian asal New York.

Kram perut

Gejala yang paling sering dialami oleh penderita lactose intolerance adalah sakit perut atau kram setelah mengonsumsi produk olahan susu.

Jika perutmu selalu sakit setelah mengonsumsi es krim atau keju, mungkin hal tersebut diakibatkan oleh kesulitan pencernaan dalam mencerna laktosa.

" Proses pemecahan laktosa yang ada di dalam usus oleh bakteri bisa memicu produksi gas dan menyebabkan kembung serta kram perut," ujar Erin Palinski-Wade, Dietitian asal New Jersey.

2 dari 2 halaman

Diare

Sakit Perut


Jika sering buang air setelah mengonsumsi susu, mungkin kamu mengalami lactose intolerance. Diare merupakan tanda pencernaanmu kesulitan mencerna laktosa. Terkadang, jumlah produk olahan susu yang dikonsumsi juga berpengaruh pada respon tubuh.

Misalnya ketika mengonsumsi produk olahan susu dalam jumlah sedikit, kamu akan mengalami kembung. Sedangkan ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak, kamu bisa mengalami diare.

Mual

Tidak diketahui penyebab utama mual yang diakibatkan kondisi lactose intolerance. Tapi, mual seringkali jadi gejala yang dialami oleh penderita lactose intolerance.

Diperkirakan mual disebabkan oleh perkembangan bakteri yang menyebabkan ususmu kesulitan mencerna laktosa. Penelitian yang dipublikasikan oleh Nutrients pada 2015 membuktikan keterkaitan perkembangan bakteri dan prevalensi lactose intolerance pada penderita irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus.

Peneliti membuktikan bahwa perkembangan bakteri merupakan penyebab sakit perut yang dialami oleh penderita lactose intolerance.

(Sumber: Eatthis.com)

Beri Komentar