Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Air putih dipercaya berkhasiat untuk menjaga metabolisme tubuh. Mengonsumsi delapan gelas air putih dalam sehari, keseimbangan tubuh kita tetap terjaga.
Tetapi, tanpa kita sadari, banyak mengonsumsi air putih ternyata juga menyimpan efek samping yang berbahaya lho. Sehingga, akan lebih baik jika konsumsi air putih tetap sesuai batasnya.
Apa yang ditulis seorang dokter di Malaysia, Rafidah Abdullah, mungkin bisa membuka pikiran. Meski tampak sepele, air putih yang diminum secara berlebihan ternyata bisa menyebabkan sel tubuh membengkak.
Kabar buruknya lagi, ada efek samping lain yang mengerikan. Apa itu? Mari simak penjelasan Dokter Rafidah ini.
© (Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Menurut Dokter Rafidah, kebutuhan air dalam sehari sebaiknya mengikuti aktivitas yang kita lakukan. Minumlah air putih secukupnya. Tidak usah berlebihan namun jangan pula sampai kekurangan.
Misalnya, jika kita berada di luar rumah saat panas terik, aktivitas olah raga, atau demam, maka kebutuhan air akan lebih banyak. Jangan lupa, makanan kita juga mengandung air, terutama buah-buahan.
" Satu lagi, minum banyak air tidak bisa menguruskan badan. Kalau ingin langsing harus mengatur asupan kalori dengan betul," tulisnya di Twitter.
© Dream
Dream - Menurut Dokter Rafidah, minum air putih berlebihan bisa mendatangkan masalah kesehatan bagi tubuh kita. Meski jarang terjadi, ada penyakit kelebihan air putih yang dalam dunia medis disebut Primary Polydipsia.
Primary Polydipsia adalah keadaan saat tubuh kelebihan air sehingga menyebabkan sel-sel tubuh membengkak. Selain itu, kelebihan air dalam tubuh bisa menimbulkan masalah pada otak.
Kondisi akibat kebanyakan air dalam otak ini disebut dengan Hypervolaemic Hyponatraemia. Penderitanya mengalami dilusi, koma dan kejang.
Hypervolaemic Hyponatraemia biasanya terjadi jika pembacaan sodium dalam darah rendah (biasanya antara 135-145 tergantung standar laboratorium).
Kondisi ini juga bisa menimbulkan gagal ginjal, serangan jantung dan lemah jantung. Itu sebabnya dokter biasanya meminta penderita untuk mengurangi asupan air putih.
Jadi, tidak perlu minum air putih sampai berlebihan. Apalagi sampai ada yang memberi saran minum air putih 10 liter per hari.
" Yang penting itu bersederhanalah dalam melakukan sesuatu," tulis Konsultan Medis dan pakar Nefrologi ini.
(ism, Sumber: Siakapkeli.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya