Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Alhamdulillah, Indonesia Kembangkan Vaksin TBC `Super`

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 26 Agustus 2016 11:27
Alhamdulillah, Indonesia Kembangkan Vaksin TBC `Super`
vaksin generasi terbaru tuberculosis ini diklaim punya kemampuan antibodi yang lebih baik.

Dream - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan pemerintah saat ini sedang menyiapkan vaksin Tuberculosis (TB) terbaru. Sebelumnya, vaksin Tuberculosis yang dipakai Indonesia adalah vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin)

Kepala Balitbangkes Kemenkes RI, Dr Siswanto menjelaskan pengembangan baru ini merupakan hasil kinerja dari konsorsium vaksin yang sudah berjalan enam tahun. Sebelumnya, konsorsium ini bernama Forum Riset Vaksin Nasional (FRVN) dan kini berubah menjadi Forum Riset Life Science (FRLN).

" Kami serahkan hari ini kepada Biofarma terkait pengembangan vaksin TB generasi berikut. Vaksin TB saat ini kan BCG, the whole bactery yang dilemahkan, sedangkan ini yang kita serahkan yakni pengembangan vaksin genetik rekombinan," kata Dr Siswanto, di Grand Sheraton Hotel, Gandaria City, Jakarta, Kamis 25 Agustus 2016.

Siswanto mengatakan vaksin TB generasi baru ini memiliki kemampuan antibodi yang lebih tepat saat disuntikan ke tubuh.

" Bahan dasar vaksin ini diambil dari antigen saya sehingga otomatis lebih spesifik dalam merangsang antibodi," tuturnya.

Direktur Utama Biofarma Iskandar menambahkan genetik rekombinan yang diserahkan Kemenkes ibarat benih yang nantinya akan diperbanyak.

Perusahaan selanjutnya akan melakukan uji melalui riset dengan pengujian produk vaksin tersebut. Hanya saja uji riset tersebut membutuhkan waktu sebelum diedarkan dan dipasarkan ke masyarakat.

" Nanti kita pilih lagi, kita buat 'super'-lah benih ini. Sehingga nantinya bisa diproduksi dan dipasarkan ya sekitar 5 sampai 6 tahun lagi karena riset ini kan juga butuh waktu panjang," katanya.

Dalam proses pengujian, perusahaan juga akan mengikuti standar WHO agar bisa dijual sampai keluar negeri. Seraya berharap vaksin ini dapat dilepas dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

" Kita lebih murah. Kita mengikuti standar yg diberikan WHO, global dan dunia. Tanpa kualitas seperti itu jangan harap bisa menjual keluar," ucap Iskandar. (Sah)

Beri Komentar