Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Mengukur Berat Badan (Foto: Shutterstock)
Dream - Memperhatikan berat badan memang penting bagi kesehatan. Sahabat Dream bisa menghindari obesitas yang mampu memicu penyakit kronis seperti darah tinggi, kolesterol, diabetes atau hepatitis.
Tapi, jika dilakukan terlalu sering bisa menyebabkan stres. Akhirnya, berat badan justru semakin bertambah.
" Menimbang berat badan sebaiknya dilakukan seminggu sekali di pagi hari," ujar dokter Raissa Edwina, seorang spesialis Gizi di Elite Club, Jakarta Selatan, Kamis 6 Desember 2018.
Raissa menjelaskan waktu ideal menimbang berat badan adalah setelah bangun tidur dan buang air kecil. Kamu juga harus memastikan pakaian yang dipakai saat ini cukup ringan.
Jangan menimbang berat badan setelah minum air, apalagi di siang dan malam hari ketika perut sudah terisi.
" Harus buang air kecil dulu. Kandung kemih yang penuh bisa menambah berat badan sampai 1,5 kilogram. Dan harus di pagi hari karena berat badan lebih stabil," katanya.
Jika sedang melakukan program diet, penting mengetahui detail bobot tubuh. Mulai dari massa otot, lemak dan air. Bisa saja beratnya tetap sama setelah berolahraga akibat massa lemaknya berkurang dan massa ototnya meningkat.
" Ada timbangannya sendiri. Biasanya, ada di tempat gym. Tapi, kalau mau manual adalah mengukur lingkar pinggang. Maksimal pinggang perempuan 80 sentimeter, sedangkan laki-laki di atas 90 sentimeter," jelasnya.
Selain frekuensi pengukuran berat badan, berolahraga terlalu sering juga tidak baik bagi tubuh. Pilih jenis olahraga yang sesuai dengan kemampuan dan frekuensinya tidak berlebihan.
Normalnya, olahraga dilakukan minimal 150 menit dalam seminggu dan tetap memperhatikan kondisi tubuh. Jika terlalu lelah, sebaiknya dilakukan lain waktu.(sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
