11 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia Pagi Ini

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 2 Februari 2021 12:02
11 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia Pagi Ini
Rencananya vaksin akan tiba pukul 09.30.

Dream - Indonesia akan kedatangan tambahan vaksin Sinovac dari China pada hari ini, Selasa 2 Februari 2021. Vaksin Covid-19 itu sudah transit di Singapura.

Vaksin itu diterbangkan dari Beijing ke Indonesia. Rencananya, vaksin akan tiba pukul 09.30.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo, 11 juta vaksin Sinovac pesanan Biofarma Bandung sedang transit di Singapura.

Biofarma Bandung melakukan pemesanan dari Sinovac Life Sciences Co. Ltd. Beijing. Vaksin diangkut menggunakan Singapore Airlines SQ 0801 pada 2 Februari 2021 pukul 00.10 waktu setempat. 

" Akan tiba di Indonesia pada 2 Feb 2021 pukul 09.30 WIB," demikian pesan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Suryopratomo.

Pemerintah sudah mendistribusikan vaksin Sinovac ke berbagai daerah di Indonesia. Presiden Jokowi juga sudah menerima dua dosis vaksinnya.

Sumber: liputan6.com

1 dari 3 halaman

Indonesia Dapat Alokasi Vaksin Covid-19 Astra Zeneca Maksimal 23,1 Juta Dosis

Dream - Indonesia dipastikan bakal menerima sebanyak 13,7 juta sampai 23,1 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Astra Zeneca melalui mekanisme Covax Facility. Sebanyak 25-35 persen kuaota vaksin akan dikirimkan pada kuartal pertama persen sisanya dan menyususl di kuartal kedua sesuai ketentuan yang ditetapkan GAVI.

Distribusi akan dilakukan Astra Zeneca setelah mendapatkan Emergency Use Listing dari WHO dan telah divalidasi oleh Satuan Tugas Alokasi Vaksin Independen (AIVG). Selain itu juga ketersediaan suplai manufaktur sesuai perkiraan.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi segera menindaklanjuti konfirmasi tersebut dengan koordinasi bersama Menteri Kesehatan. Sejumlah persiapan segera dijalankan sebelum vaksin dikirim seperti regulasi berupa kesiapan Emergency Use Authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jalur distribusi, serta rencana vaksinasi nasional.

Persiapan ini dijalankan sejalan dengan langkah mempersiapkan kelengkapan administrasi kepada Sekretariat GAVI. Retno telah berbicara dengan CEO GAVI, Seth Berkley, membahas sejumlah isu vaksin multilateral.

 

2 dari 3 halaman

Isu alokasi vaksin ini juga dibahas dalam pertemuan COVAX-AMC Engagement Group yang dipimpin oleh Ketua Bersama, yaitu Menlu RI, Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada pada 27 Januari 2021.

Proses panjang diperolehnya vaksin multilateral melalui Covax Facilities ini dimulai sejak penyampaian joint letter Menlu dan Menkes kepada CEO GAVI. Isinya berupa Expression of Interest/EoI bergabungnya Indonesia di dalam Covax AMC92.

EoI secara langsung disampaikan pada kunjungan Menlu dan MenBUMN ke Jenewa, Oktober 2020. Proses ini terus dikawal melalui kerja sama dan kolaborasi berbagai instansi di Indonesia yaitu Kemenkes, Kemen BUMN, Kemenkeu, BPOM dan Kemenlu.

Diplomasi Indonesia akan terus memastikan berbagai komitmen pasokan vaksin baik dari jalur bilateral dan multilateral untuk mendukung kelancaran proses vaksinasi nasional, dikutip dari Kemlu.go.id.

3 dari 3 halaman

Beda Cara Kerja Vaksin Covid-19 Suntikan Pertama dan Kedua

Dream - Kelompok prioritas saat ini tengah dalam proses mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua produksi Sinovac Biotech. Jarak pemberian vaksin kedua dari yang pertama adalah 14 hari.

Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara sudah mendapatkan vaksin pertama dan kedua. Begitu juga tenaga kesehatan, seperti dokter, perawat serta tenaga kesehatan yang sehari-hari berkutat dengan pasien Covid-19.

Pemberian vaksin Covid-19 memang tak bisa dilakukan sekaligus. Harus dilakukan dua kali untuk membentuk antibodi secara optimal. Rupanya, ada perbedaan fungsi di vaksin pertama dan kedua. Apa bedanya?

Dikutip dari Instagram @lawancovid19_id, dosis pertama tujuannya untuk mengenalkan vaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh dan memicu respons kekebalan awal.

Sementara dosis atau suntikan kedua berfungsi untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Penting diingat, setalah divaksinasi, antibodi terhadap Covid-19 tak langsung terbentuk.

Dibutuhkan waktu 14 hingga 28 hari untuk membentuk antibodi Covid-19 setelah suntikan kedua dilakukan. Vaksin pun tak menjamin seseorang kebal terhadap virus Covid-19, tapi jika terkena kemungkinan mengalami kondisi yang berat jadi lebih kecil.

Beri Komentar