Perhatian! Ini Penempatan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 2 April 2019 11:00
Perhatian! Ini Penempatan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
Zonasi ditetapkan dari asal embarkasi jemaah haji.

Dream - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan keputusan mengenai penempatan jemaah haji Indonesia di Mekah. Dengan keputusan itu, jemaah yang tinggal di Mekah akan tinggal berdasarkan sistem zonasi asal embarkasi.

Dalam regulasi yang ditandatangani Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Nizar Ali, itu pengaturan didasarkan perolehan kapasitas hotel pada masing-masing wilayah di Mekah dan jumlah jemaah haji pada masing-masing embarkasi.

Nizar mengatakan, sistem zonasi berdasarkan embarkasi ini merupakan salah satu dari delapan inovasi yang dicanangkan Kemenag untuk meningkatkan pelayanan di Tanah Suci.

“ Tahun ini jemaah haji akan menggunakan sistem zonasi, yang memungkinkan jemaah haji akan di kumpulkan dalam satu wilayah,” kata Nizar, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 1 April 2019.

Berikut lampiran penempatan zonasi berdasarkan embarkasi:

1. Embarkasi Aceh (BTJ), Medan (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG) dan Makassar (UPG) akan menempati akomodasi di wilayah Syisyah;

2. Embarkasi Palembang (PLM) dan Jakarta-Pondok Gede (JKG) akan menempati akomodasi di wilayah Raudhah;

3. Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) akan menempati akomodasi di wilayah Misfalah;

4. Embarkasi Solo (SOC) akan menempati akomodasi di wilayah Jarwal;

5. Embarkasi Surabaya (SUB) akan menempati akomodasi di wilayah Mahbas Jin;

6. Embarkasi Banjarmasin (BDJ) dan Balikpapan (BPN) akan menempati akomodasi di wilayah Rei Bakhsy;

7. Embarkasi Lombok (LOP) akan menempati akomodasi di wilayah Aziziah.

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya