Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Aktivitas seksual lazimnya dilakukan sepasang lawan jenis yang sudah diikat oleh tali pernikahan. Dalam Islam dinyatakan hubungan intim halal bagi pasangan suami istri.
Sayangnya, ada sebagian kecil orang yang memiliki orientasi seksual menyimpang. Mereka bahkan sampai berhubungan badan dengan sesama jenis.
Bagaimana pandangan ulama terkait fenomena ini?
Dikutip dari rubrik Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, dalam fikih, istilah hubungan sesama pria atau homoseks dikenal dengan istilah liwath atau memasukkan alat kelamin ke dubur. Juga dikenal dengan istilah mufakhadzah, memasukkan alat kelamin di antara dua pangkal paha.
Terhadap dua perilaku ini, jumhur ulama menyatakannya sebagai haram. Bahkan dianggap sebagai perilaku menjijikkan dan keji hingga melebihi perilaku hewan.
Terkait sanksinya, ulama berbeda pendapat. Imam Malik (pendiri mazhab Maliki) dan Imam Ahmad ibn Hambal (pendiri mazhab Hambali) menyatakan hukumannya adalah dibunuh baik bagi yang mengerjai maupun yang dikerjai berdasarkan hadis riwayat Imam Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, Nasa'i).
Bila kalian menemukan seseorang mengerjakan pekerjaan kaum Luth (homoseks), maka bunuhlah yang mengerjai dan dikerjai.
Mazhab Syafi'i memandang pelaku homoseks sama dengan zina. Pandangan ini didasarkan pada hadis berikut.
Apabila ada laki-laki menyetubuhi sesama laki-laki, maka keduanya adalah berzina.
Sedangkan Mazhab Hanafi memandang homoseks tidak termasuk zina. Pelakunya dijatuhi ta'zir (hukuman yang membuat jera).
KH Sahal Mahfudh dalam Solusi Problematika Umat menyatakan, penyebab perilaku homoseks bukan sekadar pemenuhan hasrat seksual. Tetapi, sudah menjadi watak yang sulit diubah.
Tetapi, homoseks sebenarnya adalah penyakit yang bisa disembuhkan dengan banyak cara. Bisa dengan memperbanyak ibadah, zikir, serta mengurangi aktivitas yang bisa mendorong seks.
(ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?
