Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Mengejutkan! Indonesia dengan tingkat kemiskinan relatif masih besar ternyata masuk dalam salah satu negara dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia.
Studi terbaru dari Global Burden of Disease bahkan memasukan Indonesia sebagai 10 negara dengan penderita obesitas terbanyak di dunia.
Mengutip laporan businessinsider.co.id, Selasa, 2 Desember 2014, jumlah penduduk penderita kegemukan di dunia meroket dalam 30 tahun terakhir.
Pada 1980, dunia mencatat penderita obesitas hanya berjumlah 857 juta jiwa. Data 2013 menunjukan, penderita obesitas kini tercatat mencapai 2 miliar orang.
" Jumlah ini hampir sama dengan sepertiga penduduk dunia," ungkap laporan tersebut.
Khusus pada 2010, sebanyak 3 juta-4 juta penduduk dunia meninggal karena komplikasi akibat obesitas.
Selain negara-negara maju, laporan ini juga menemukan sejumlah negara berkembang ternyata banyak dihuni oleh penduduk yang menderita kegemukan. Namun jika melihat dari populasinya yang relatif banyak, sangat wajar bila Indonesia, China, dan India masuk dalam negara dengan populasi penderita obesitas terbanyak dunia.
Berikut adalah 10 negara dengan penduduk penderita kegemukan terbanyak di dunia:
1. Amerika Serikat
Penderita obesitas: 78 juta penduduk AS atau 33 persen dari populasi dewasa
2. China
Penderita obesitas: 46 juta penduduk AS atau 4,4 persen dari populasi dewasa
3. India
Penderita obesitas: 30 juta penduduk AS atau 3,8 persen dari populasi dewasa
4. Rusia
Penderita obesitas: 28 juta penduduk AS atau 24,1 persen dari populasi dewasa
5. Brasil
Penderita obesitas: 22 juta penduduk AS atau 16,2 persen dari populasi dewasa
6. Meksiko
Penderita obesitas: 20 juta penduduk AS atau 26,9 persen dari populasi dewasa
7. Mesir
Penderita obesitas: 18 juta penduduk AS atau 35,9 persen dari populasi dewasa
8. Jerman
Penderita obesitas: 16 juta penduduk AS atau 24,3 persen dari populasi dewasa
9. Pakistan
Penderita obesitas: 14 juta penduduk AS atau 13,6 persen dari populasi dewasa
10. Indonesia
Penderita obesitas: 11 juta penduduk AS atau 6,8 persen dari populasi dewasa. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya