Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Foto: Boldsky)
Dream - Beberapa kebiasaan yang sering kita lakukan, tanpa disadari, berpengaruh buruk pada kesehatan. Aktivitas harian itu bisa saja menumpuk lemak di perut.
Jika tidak segera diakhiri, tubuh akan semakin gemuk dengan perut bergelambir. Daripada terlambat dan kesulitan untuk membuatnya langsing lagi, atasi dengan beberapa hal berikut ini.
Sahabat Dream harus paham kondisi tubuh dan tahu kapan harus berhenti makan. Saat tubuh memberi sinyal perut telah penuh, jangan menambah asupan makanan lagi. Jika nekat, lemak perut akan bertambah.

Melatih kesadaran agar tetap mengontol asupan makanan juga sangat penting. Penelitian menunjukkan orang yang memiliki kemampuan ini bisa mengontrol stres. Dampaknya, tubuh semakin sedikit mengonsumsi kalori.

Ingat, meski duduk dan browsing selama berjam-jam itu menyenangkan, ternyata berdampak buruk bagi tubuh, lo. Lemak tidak bisa terbakar sempurna sehingga menumpuk di perut.
Satu lagi, hal yang paling sering tidak disadari adalah kecenderungan mengonsumsi makanan tanpa alasan. Mengudap makanan saat melihat televisi, adalah kebiasaan buruk yang dapat membuat berat badan semakin bertambah.

Kemudian, suasana hati yang tidak terduga juga dapat menyebabkan makan berlebihan. Oleh karena itu sebaiknya atur suasana hati agar tetap ceria untuk membantu perasaan menjadi lebih puas. Ini membuat kecenderungan mengonsumsi makanan menjadi berkurang.
(Sumber: Boldsky)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang