Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Banyak orang mengira satu-satunya tanda tubuh dehidrasi atau kekurangan cairan adalah haus. Padahal saat berolahraga, keringat yang mengucur deras juga bisa membuat orang kehilangan cairan tubuh.
Jika tak segera diatasi, dehidrasi sangat membahayakan tubuh bahkan imbasnya bisa menyebabkan kematian. Menurut pakar fisiologi dari AYC Fitness, Amerika Serikat, Greg Justice, dehidrasi ditandari dengan tiga gejala utama.
Pertama ialah pusing atau sakit kepala. Ketika tubuh terus menerus kehilangan cairan, sejatinya juga kehilangan sodium dan potasium. Dua zat ini akan mengubah susunan kimia dalam darah.
Alhasil, darah yang telah mengalami perubahan kimia akan sampai ke otak dan memicu rasa sakit. Semakin banyak kehilangan cairan akan membuat asupan oksigen di otak kian menurun.

Tanda kedua adalah warna urin yang telalu pekat. "Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan mengeluarkan kotoran dengan cara yang lebih efisien," kata Justice. Namun jika mengalami dehidrasi, racun akan sulit keluat.
Gejala ketiga berupa konstipasi atau susah buang air besar. Air yang cukup akan membantu mengeluarkan kotoran melalui usus besar dan mengeluarkannya dalam tubuh. Tapi jika tidak, metabolisme tubuh akan terganggu sehingga sulit mengeluarkan kotoran.
Untuk itu, cara mengatasi dehidrasi adalah dengan mengonsumsi air putih yang berkisar 1,5-3 liter tergantung aktivitas sehari-hari. Dengan ini, nyeri di kepala dan sembelit akan hilang.
Namun bila sembelit tak kunjung pergi meski sudah minum air yang cukup, kamu perlu Larutan Penyegar Cap badak untuk mengatasinya. Minuman kesehatan ini berfungsi menyembuhkan panas dalam dan gejalanya.
Dengan menggunakan teknologi mutahir dari Jerman, Larutan Penyegar diproses secara khusus tak berwarna, bau dan rasa pahit meski terbuat dari ramuan herbal alami. Oleh karena itu, Larutan Penyegar dapat diterima dengan baik oleh semua kalangan umur.

Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha