Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Foto: Dailymoeslem)
Dream - Jerawat menjadi salah satu masalah kulit paling menjengkelkan. Gangguan berupa bintik yang muncul di wajah dan beberapa bagian tubuh itu umumnya terjadi faktor kebersihan dan pola makan yang buruk.
Mengubah gaya hidup dan menjaga pola makan akan menjadi cara terbaik untuk mencegah munculnya jerawat. Namun sayangnya, cara itu butuh keinginan kuat. Masih saja banyak remaja yang kesulitan menyingkirkan bintik-bintik merah itu.
Buat Sahabat Dream yang menghadapi masalah jerawat ada kabar baik dari para peneliti di University of California di San Diego, Amerika Serikat. Penelitian mereka menjadi harapan baru buat kamu yang memiliki jerawat membandel.
Para peneliti di tengah mengembangkan sebuah vaksin baru yang bisa mengusir jerawat hingga ke akar-akarnya secara permanen.
Vaksin ini dikembangkan untuk menghilangkan bakteri yang menyebabkan perkembangan jerawat dan bisul.
“ Sebagian jerawat disebabkan oleh bakteri P. acnes yang menempel di tubuh sepanjang hidup. Sayangnya, kita tidak dapat membuat vaksin untuk bakteri itu karena dalam beberapa hal, bakteri P. acnes berguna bagi Anda,” kata kepala proyek penelitian, Eric C. Huang.
“ Tapi kami menemukan antibodi untuk protein beracun yang dikeluarkan bakteri P. acnes pada kulit. Protein itu dikaitkan dengan peradangan yang mengarah ke terbentuknya jerawat dan bisul,” tambahnya.
Meskipun model vaksin tersebut hanya diuji pada lapisan biopsi kulit pasien yang berjerawat, uji coba awal telah menunjukkan hasil yang positif. Tim peneliti mengatakan mereka akan siap untuk melakukan pengujian pada manusia segera.
“ Tahap pertama dari uji coba tersebut, yang bisa memakan waktu satu sampai dua tahun, akan segera kami lakukan,” kata Huang.
Semoga hasil penelitian tersebut bisa segera lahir ya Sahabat Dream.
(Sah/Sumber: viral4real)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang