Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Kehamilan jadi momen paling ditunggu pasangan suami istri. Ada keajaiban dalam siklus hidup ini karena tubuh seorang ibu membawa dua nyawa selama sembilan bulan.
Dengan asupan yang semakin bertambah, tubuh seorang ibu hamil akan menggemuk. Perubahan bentuk tubuh pada ibu hamil biasanya membuat posisi tidur ikut terganggu. Seorang ibu jadi serba salah karena perut buncitnya tak bisa membuatnya leluasa tidur dengan posisi apapun.
Tak heran jika para ibu hamil sering mengalami gangguan tidur, baik di siang dan malam hari. Selain fisik yang berubah, masalah kurang tidur juga dialami karena kaki kram atau kerap bolak balik buang air kecil.
Dengan berkurangnya waktu tidur, alhasil hormon progesteron akan meningkat sehingga ibu hamil kerap mengantuk di siang hari.
Penelitian University of California di San Francisco menyebut, para ibu hamil yang tidur kurang dari enam jam per malam kemungkinan menjalani operasi caesar lebih dari 4,5 kali.
Agar tidur di malam hari dapat berjalan baik, para ibu hamil sebaiknya menghindari penggunaan telepon seluler dan gawai. Penggunaan gawai yang berlebih konon merangsang seseorang untuk tidak gampang tidur.

Saat sudah di tempat tidur, para ibu hamil sebaiknya mengatur posisi tidur senyaman mungkin. Hindari tidur dengan posisi terlentang. Pilih posisi tidur miring menghadap samping.
Sebagai penambah rasa nyaman, selipkan bantal diantara lutut dan bawah peruh. Bantal itu berguna untuk menopang tubuhmu agar tidak langsung mengenai kasur.
Seandainya tidur malammu tak cukup, kamu harus imbangi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi. Cara ini tak lain agar kondisi janinmu tetap sehat.
Selain makanan, selama kehamilan, kamu jangan lupa untuk mengonsumsi minuman yang baik untuk kesehatan. Berbicara mengenai minuman yang baik untuk kesehatan, salah satunya ialah Larutan Penyegar Cap Badak.

Bahan-bahan alami yang terkandung dalam Larutan Penyegar Cap Badak misalnya Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar mengandung berbagai manfaat.
Misalnya, melancarkan sembelit, mencegah sariawan, hingga menyegarkan tubuh.
Produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan hingga sembelit, serta mampu menyegarkan tubuh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya