Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Penyakit Lupus (Foto: Shutterstock)
Dream – Lupus dikenal dengan penyakit seribu wajah. Penyakit ini semakin jadi perhatian setelah seleb Hollywood, Selena Gomez, mengumumkan kalau dirinya terjangkit lupas hingga harus operasi transplantasi ginjal beberapa tahun yang lalu.
Lupus sebenarnya bisa menyerang siapa saja baik itu perempuan maupun pria. Namun, menurut Womens Health, penyakit lupus lebih menyerang wanita daripada pria.
Hal itu terbukti dari hasil catatan dari Womens Health yang menunjukkan pasien penderita penyakit lupus 90% nya merupakan wanita.
Lupus merupakan inflamasi (peradangan) yang kronis yang diebabkan oleh adanya penyerangan sel, jaringan dan organ tubuh oleh sistem imun yang ada di dalam tubuh seseorang.
Menurut dr. Jill Buyon, pimpinan Division of Rheumatology and Lupus Center di New York University, penyakit lupus merupakan salah satu penyakit autoimun yang belum bisa ditemukan obatnya.
Penyakit lupus ini menurutnya tidak bisa untuk disembuhkan. Lupus harus segera ditangani agar tidak menjadi semakin parah. Berikut nformasi mengenai gejala penyakit lupus:
Salah satu ciri khas seseorang menderita penyakit lupus adalah timbulnya ruam yang tersebar di hidung dan pipi.
Gejala penyakit lupus ini lebih dikenal dengan sebutan ruam kupu-kupu (butterfly rash).
Mengapa demikian? Hal itu disebabkan penyebaran ruam ini akan membentuk seperti sayap kupu-kupu.

Selain menyebar di hidung dan pipi, ruam ini juga akan menyebar ke tangan bahkan juga ke pergelangan tangan.
Perlu untuk diketahui, ruam akibat penyakit lupus bisa menghilang ataupun bahkan bisa membekas secara permanen. Ruam kemerahan ini juga akan menimbulkan rasa gatal dan nyeri jika terpapar sinar matahari secara langsung.
Gejala penyakit lupus lainnya adalah munculnya rasa nyeri pada beberapa bagian tubuh. Rasa nyeri ini biasanya akan dirasakan pada saat bangun tidur di pagi hari.
Para penderita lupus akan mengalami rasa nyeri di bagian tubuh seperti persendian kaki, persendian tangan, jari tangan dan persendian lainnya.

Rasa nyeri yang dirasakannya bisa muncul dan berpindah dari sendi satu ke sendi lainnya secara cepat. Perlu untuk diketahui, rasa nyeri ini tidak akan menyebabkan munculnya kerusakan atau kecacatan permanen pada sendi tulang.
Salah satu gangguan yang ditimbulkan akibat penyakit lupus adalah adanya gangguan pada sel darah.
Kondisi ini yang dimaksudkan adalah timbulnya penurunan pada kadar sel darah putih (leukosit), trombosit, dan sel darah merah yang mengakibatkan penderita lupus mengalami anemia.

Dengan timbulnya anemia ini membuat para penderita penyakit lupus akan mudah mnegalami rasa kelelahan bahkan bisa menjadi ekstrem rasa lelahnya.
Kondisi inipun dapat membuat terganggunya aktivitas sehari-hari para penderita. Sebagian besar penderita mengatakan bahwa gejala ini merupakan salah satu dampak paling negative yang dirasakannya.
Salah satu organ tubuh yang terkena gangguan akibat penyakit lupus adalah ginjal. Para ahli mengatakan bahwa kondisi ini terjadi karena adanya penyerangan sistem imun tubuh kepada organ tubuh lainnya termasuk ginjal.

Gejala penyakit lupus yang telah menggangu ginjal adalah terjadi kenaikan berat badan, tekanan darah yang tinggi, pergelangan kaki mulai membengkak dan fungsi ginjal menjadi menurun. Perlu untuk diketahui, kodisi ini mampu menyebabkan kerusakan ginjal yang permanen.
Gejala penyakit lupus selanjutnya adalah timbulnya gangguan pada fungsi otak para penderitanya. Seseorang yang terkena penyakit lupus akan mengalami gangguan pada sistem saraf pusat.

Hal ini bisa memberikan dampak seperti timbulnya rasa cemas, takut, depresi hingga mudah merasa bingung tanpa alasan. Selain itu, penyakit lupus juga bisa menyebabkan seseorang mengalami amnesia (hilang ingatan) sementara dan kejang-kejang.
Gejala penyakit lupus berikutnya adalah munculnya ulkus di daerah mulut. Ulkus sendiri merupakan suatu kondisi dimana mulut yang meliputi gusi, pipi bagian dalam hingga langit-langit mulut muncul sebuah luka. Gejala ini pada umumnya akan disertai dengan mulut yang kering bahkan tidak jarang juga menimbulkan rasa nyeri.
(ism, Sumber: alodokter dan hellosehat)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang