Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
Dream - Sebagai perempuan kita pastinya mengalami haid atau menstruasi setiap bulan. Sebagian besar kaum Hawa mengalami banyak keluhan ketika datang bulan. Mulai dari mual, sakit kepala, kram perut/ pinggang hingga tubuh terasa lemas.
Badan yang terasa lemas saat haid merupakan kondisi yang umum. Bahkan, dikutip dari KlikDokter.com penelitian yang dimuat di Pakistan Journal of Medical Sciences pada tahun 2019 melaporkan bahwa kelelahan atau fatigue saat haid dialami hampir 90% wanita.
Kondisi ini tentunya bisa menghambat aktivitas sehari-hari, baik saat kuliah maupun bekerja. Munculnya keluhan tersebut dipengaruhi banyak faktor, terutama hormon.
Faktanya, hormon estrogen dan progesteron berada pada level terendah saat menstruasi. Hal ini dapat menyebabkan berbagai keluhan, seperti mood swing, nyeri perut, pusing, mual, serta mudah lelah.
Saat itu terjadi, sebaiknya kurangi aktivitas yang terlalu berat. Untuk membuat kondisi tubuh tetap fit dan tidak terlalu lemas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Tak ada salahnya dicoba saat datag bulan.
Zat besi adalah mineral yang membantu untuk membentuk hemoglobin atau sel darah merah. Dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi bisa mengatasi jumlah sel darah yang hilang saat menstruasi.

Hal ini bisa membuat keluhan badan lemas sedikit teratasi.Beberapa makanan yang kaya akan zat besi, antara lain daging merah, sayur bayam, dan hati ayam.
Seperti yang dibahas sebelumnya, badan lemas saat menstruasi bisa jadi disebabkan oleh dehidrasi. Dengan mengonsumsi air putih delapan gelas sehari, maka kebutuhan air dalam tubuh akan terpenuhi sehingga Anda akan terhindar dari kondisi mudah lelah.
Olahraga dan Tidur yang Cukup
Olahraga dan tidur dapat membantu mengatasi mood yang berubah saat menstruasi serta badan lemas. Lakukan olahraga selama minimal 30 menit dalam sehari. Jangan lupa untuk melakukan peregangan sebelum maupun setelah olahraga agar otot-otot lebih kuat.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Dream - Menstruasi atau haid merupakan siklus normal yang dialami perempuan tiap bulan. Selama haid, mungkin tubuh terasa tak nyaman dan beberapa aktivitas sebaiknya tak dilakukan, seperti berenang atau camping.
Sebagian besar perempuan juga ingin haid lebih cepat selesai, tak harus 7 hari atau lebih. Salah satu mitos yang populer untuk mempercepat surasi haid adalah dengan minum minumab bersoda.
Sahabat Dream jangan langsung percaya mitos ini. Faktanya, dikutip dari KlikDokter, konsumsi minuman bersoda tidak dianjurkan saat sedang haid atau menstruasi. Menstruasi normal terjadi dengan siklus 21-35 hari, durasinya 3-7 hari, dan volume darah sekitar 30-40 ml.
Di luar kondisi itu barulah dikatakan siklus haid tidak lancar. Beberapa studi yang dilakukan menyebutkan bahwa konsumsi minuman soda saat haid memang meningkatkan volume dan durasi haid. Selain itu, fakta lain menyebutkan bahwa konsumsi soda malah akan menambah rasa nyeri saat haid.
Baca Juga: Mengetahui Doa Awal Haid, Larangan dan Amalan Penuh Berkah yang Diperbolehkan
Kandungan kafein dan gula yang tinggi di dalam minuman soda adalah penyebab utama nyeri haid. Kedua kandungan tersebut dapat memperburuk gejala haid atau menstruasi. Kafein dapat mempersempit pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di daerah rahim (uterus). Hal ini akan memperberat keluhan kram perut saat haid.
Sementara itu kafein diketahui dapat memicu kecemasan, depresi, dan nyeri payudara saat haid. Bahan-bahan yang terkandung pada minuman soda dapat memengaruhi kontraksi uterus dan mekanisme hemostatik.
Durasi dan volume haid jika mengonsumsi minuman soda memang bertambah, namun bukan berarti haid menjadi lancar atau merupakan hal yang dianjurkan. Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya