Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Mengontrol berat badan di usia 20 memiliki kemudahan dan kesulitannya tersendiri. Pada usia 20an, tubuhmu akan lebih mudah dikontrol dan cepat mengalami perubahan berat badan ketika rutin berolahraga maupun diet sehat.
Namun, di usia tersebut kamu rentan terpengaruh gaya hidup kurang sehat. Sehingga, lebih sulit menjaga kestabilan berat badanmu.
Dilansir oleh Fustany.com, berikut tips menurunkan berat badan di usia 20an.
Mengubah Pola Makan

Berlama-lama olahraga di gym tidak akan membuat berat badanmu turun. Terutama, jika kamu mengonsumsi kalori lebih banyak dari sebelumnya.
Maka dari itu, kamu harus mengatur pola makan dan menghitung kalori harian agar metabolisme lebih baik serta bisa memenuhi nutrisi. Bukan hanya mengikuti diet selebriti yang bisa mengacaukan metabolisme tubuh.

Ketika sudah bisa menghitung kalori, kamu pasti akan menyadari konsumsi makanan ringan dan lebih terkontrol dalam memilih makanan.
Kamu tidak lagi menghabiskan kalori untuk makanan yang tidak bernutrisi dan mudah menyebabkan kenaikan berat badan.

Protein merupakan hal utama untuk membentuk otot, meningkatkan metabolisme serta mendapat nutrisi yang cukup bagi tubuh. Kamu tidak hanya bisa mendapatkan protein pada daging, tapi juga sayuran.

Di usia 20, kamu masih aktif dan berenergi. Maka dari itu, kamu perlu menggunakannya untuk berolahraga.
Berolahraga secara rutin akan memberi efek pada berat badan serta metabolisme tubuh. Ketika berolahraga, cobalah tingkatkan performa dengan mempercepat gerakan, meningkatkan berat beban serta melatih keseimbangan.

Cobalah tidur paling tidak 7 jam setiap malam. Kurang tidur akan membuat nafsu makan tidak beraturan dan menyebabkan kamu cepat lapar.
Akhirnya, kamu pun tertarik mengonsumsi makanan kurang sehat. Tubuh juga akan terasa berat dan malas untuk beraktivitas.
(Sumber: Fustany.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya