Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uji Coba Operasi Jarak Jauh Di China (Foto: CGTN/CCTV/South China Morning Post)
Dream - Tim dokter di sebuah rumah sakit di Fuzhou, China, menguji coba operasi jarak jauh menggunakan teknologi 5G. Sebagai uji coba, tim dokter mengangkat liver hewan yang berada sejauh 50 kilometer menggunakan lengan robotik pada Kamis, 10 Januari 2019.
Dilaporkan CGTN, teknologi operasi jarak jauh sempat diuji beberapa tahun silam. Tetapi, tak kunjung digunakan dalam operasi klinis karena kekhawatiran pelemahan sinyal.
Tetapi teknologi 5G yang baru mengubah operasi robotik jarak jauh menjadi kenyataan.
Dilaporkan Ubergizmo, waktu jeda teknologi itu hanya mencapai 0,1 detik antara perangkat kontrol dan robot di ruang bedah.
Para peneliti mengatakan, kecepatan tinggi ini dapat mengurangi risiko kesalahan medis yang berpotensi mematikan.
Mereka berharap operasi jarak jauh yang diaktifkan 5G akan segera menjadi cukup andal sehingga dapat digunakan dengan aman pada manusia juga.
Teknologi ini dapat menyelamatkan nyawa yang tak terhitung jumlahnya di lokasi terpencil dengan cara yang aman.
Sebulan sebelumnya, seorang dokter dari Ahmedabad, India juga mencoba operasi jarak jauh. Dokter bernama Tejas Patel itu mengoperasi pasien perempuan dengan jarak 30 kilometer.
Dikutip dari Xinhuanet, Patel menggunakan teknologi jarak jauh untuk melakukan prosedur operasi angioplasti. Usai menyematkan `balon` di saluran arteri, Patel menyebut teknologi itu berpotensi secara drastis mengubah cara perawatan kesehatan.
" Ini memiliki kekuatan untuk mengubah intervensi koroner dalam praktik (operasi)," ujar Patel.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya